13 Nelayan Sumenep Masih Tertahan di Australia, Keluarga Menanti Kepastian Pemulangan

beritajatim.com
2 hari lalu
Cover Berita

Sumenep (beritajatim.com) – Setelah sembilan nelayan asal Pulau Tonduk, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, yang ditangkap otoritas Australia karena diduga melanggar batas wilayah saat mencari ikan berhasil dipulangkan, kini giliran 13 nelayan lainnya yang bernasib sama.

Hingga saat ini, ketiga belas nelayan asal Pulau Tonduk itu masih tertahan di Australia dan menunggu kepastian pemulangan ke kampung halaman mereka.

Salah satu istri nelayan, Rapika, sangat berharap suaminya bisa segera dipulangkan dari Australia. Ia mengaku sudah tidak bisa berkomunikasi dengan suaminya sejak mendapat kabar bahwa 13 nelayan asal Pulau Tonduk, termasuk suaminya, diamankan otoritas Australia.

“Semoga saja segera ada kepastian kapan suami saya dipulangkan. Saya berharap ke pemerintah daerah, ada kepastian kepulangan suami saya,” katanya, Senin (26/10/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, mengaku pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait pemulangan para nelayan tersebut.

“Untuk pemulangan para nelayan dari Australia, ini menjadi kewenangan Kementerian Luar Negeri. Kami masih berkomunikasi antar pemerintah atau government to government yang menjadi jalur utama dalam upaya pemulangan para nelayan itu,” terangnya.

Sebelumnya, sebanyak 13 nelayan asal Desa Tonduk, Kecamatan Pulau Raas, Sumenep, diamankan otoritas Australia saat menggunakan Perahu Layar Motor (PLM) Bulalo. Mereka ditangkap karena dianggap melanggar batas wilayah saat menangkap ikan.

Ketiga belas nelayan tersebut adalah Muhdani, Suhairi, Sahri, Herman Sugiarto, Windi Hartono, Riyo, Apka, Sadikun, Abuhasan, Sahuri, Hayat, Sunardi, dan Heriyanto. (tem/kun)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
DPR RI Ajak Rawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
• 17 jam lalu
0
thumb
CV Bangsa Damai Tambang Galian C Legal yang Dipantau Bapenda, Lancar Bayar Pajak
• 23 jam lalu
0
thumb
Fakta Piala Asia 2027: Arab Saudi Mencoba Mengakhiri Paceklik Tiga Dekade di Kandang Sendiri
• 23 jam lalu
0
thumb
BRIN: Potensi Listrik 3,9 Gigawatt dari Limbah Sawit Bisa Kurangi Impor LPG
• 23 jam lalu
0
thumb
Prediksi Liverpool vs Chelsea: Head to Head, Susunan Pemain dan Perkiraan Skor
• 20 jam lalu
0
Berhasil disimpan.