Jakarta (ANTARA) - Pemain Aston Villa Tyrone Mings memberikan pesan penting kepada anak-anak Indonesia yang mempunyai mimpi menjadi seorang pesepak bola profesional seperti dirinya.
Menurutnya, yang pertama harus dilakukan anak-anak adalah mereka harus menikmati bermain sepak bola itu sendiri tanpa terbebani tekanan untuk menjadi pesepak bola profesional ke depannya.
"Karena saya pikir ada banyak tekanan pada anak-anak di usia muda untuk berpikir menjadi profesional. Saya selalu berpikir bahwa semakin lama saya menikmati bermain sepak bola, menikmati latihan, dan menikmati pengorbanannya, semakin besar peluang saya menjadi pemain profesional. Jadi kenikmatan dalam lingkungan yang tidak penuh tekanan itu penting," kata Mings dalam jumpa pers pra-pertandingan menghadapi Indonesia All Stars di Jakarta pada Jumat.
Setelah itu, ia mengatakan langkah selanjutnya adalah terus bekerja keras dan tak pernah takut untuk bermimpi. Berdedikasi pada bidang yang dicintai, kata Mings, juga penting.
Baca juga: Unai Emery sangat senang bisa kembali datang ke Jakarta
Langkah terakhir adalah adalah menunggu kesempatan datang di waktu yang tepat, sambil berharap ada juga keberuntungan di sana.
"Dan saya juga berpikir jika Anda ingin menjadi profesional, jangan biarkan orang lain mengatakan hal yang berbeda. Anda harus berani bermimpi, bekerja keras, dan menunjukkan dedikasi yang lebih besar dari orang di sebelah Anda. Campur itu dengan sedikit keberuntungan dan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Semoga mereka sukses," tutur dia.
Karier sepak bola Mings sendiri dimulai dari akademi Southampton. Ia lalu pindah ke tim Bristol Rovers U18 pada 2008, sebelum kemudian dipinang Yate Town pada 2010.
Kariernya kemudian berlanjut ke Chippenham pada Juli 2012 setelah dua musim bersama Yate Town. Belum genap satu musim, Mings pindah ke Ipswich Town pada Desember 2012.
Ia selanjutnya bermain untuk AFC Bournemouth pada musim 2015/2016, yang menjadi musim perdana mereka di Liga Inggris.
Baca juga: Kembali berlaga usai cedera, Tyrone Mings puas bantu Villa ke 16 besar
Aston Villa kemudian datang meminjamnya selama setengah musim pada 2018/2019, dimana ia tampil 18 kali dengan sumbangan dua gol, yang membuat mereka promosi ke Liga Inggris.
Di musim berikutnya, Aston Villa membelinya secara permanen dan sejak saat itu ia menjadi bagian sejarah klub yang bermarkas di Villa Park tersebut.
Hingga sekarang, bek 33 tahun itu telah tampil dalam 209 penampilan di semua kompetisi, dengan sumbangan sembilan gol dan 11 assist, serta memenangkan satu trofi Liga Europa.
Penampilannya bersama Aston Villa membawanya mendapatkan panggilan membela timnas Inggris, dengan 18 caps yang ia miliki sekarang sejak debutnya pada Oktober 2019 menghadapi Bulgaria.
Dalam 18 penampilannya itu, tiga di antaranya adalah ketika ia tampil di Piala Eropa 2020 saat mengantarkan The Three Lions menjadi finalis.
Baca juga: Kurniawan minta Indonesia All Stars main lepas melawan Aston Villa
Menurutnya, yang pertama harus dilakukan anak-anak adalah mereka harus menikmati bermain sepak bola itu sendiri tanpa terbebani tekanan untuk menjadi pesepak bola profesional ke depannya.
"Karena saya pikir ada banyak tekanan pada anak-anak di usia muda untuk berpikir menjadi profesional. Saya selalu berpikir bahwa semakin lama saya menikmati bermain sepak bola, menikmati latihan, dan menikmati pengorbanannya, semakin besar peluang saya menjadi pemain profesional. Jadi kenikmatan dalam lingkungan yang tidak penuh tekanan itu penting," kata Mings dalam jumpa pers pra-pertandingan menghadapi Indonesia All Stars di Jakarta pada Jumat.
Setelah itu, ia mengatakan langkah selanjutnya adalah terus bekerja keras dan tak pernah takut untuk bermimpi. Berdedikasi pada bidang yang dicintai, kata Mings, juga penting.
Baca juga: Unai Emery sangat senang bisa kembali datang ke Jakarta
Langkah terakhir adalah adalah menunggu kesempatan datang di waktu yang tepat, sambil berharap ada juga keberuntungan di sana.
"Dan saya juga berpikir jika Anda ingin menjadi profesional, jangan biarkan orang lain mengatakan hal yang berbeda. Anda harus berani bermimpi, bekerja keras, dan menunjukkan dedikasi yang lebih besar dari orang di sebelah Anda. Campur itu dengan sedikit keberuntungan dan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Semoga mereka sukses," tutur dia.
Karier sepak bola Mings sendiri dimulai dari akademi Southampton. Ia lalu pindah ke tim Bristol Rovers U18 pada 2008, sebelum kemudian dipinang Yate Town pada 2010.
Kariernya kemudian berlanjut ke Chippenham pada Juli 2012 setelah dua musim bersama Yate Town. Belum genap satu musim, Mings pindah ke Ipswich Town pada Desember 2012.
Ia selanjutnya bermain untuk AFC Bournemouth pada musim 2015/2016, yang menjadi musim perdana mereka di Liga Inggris.
Baca juga: Kembali berlaga usai cedera, Tyrone Mings puas bantu Villa ke 16 besar
Aston Villa kemudian datang meminjamnya selama setengah musim pada 2018/2019, dimana ia tampil 18 kali dengan sumbangan dua gol, yang membuat mereka promosi ke Liga Inggris.
Di musim berikutnya, Aston Villa membelinya secara permanen dan sejak saat itu ia menjadi bagian sejarah klub yang bermarkas di Villa Park tersebut.
Hingga sekarang, bek 33 tahun itu telah tampil dalam 209 penampilan di semua kompetisi, dengan sumbangan sembilan gol dan 11 assist, serta memenangkan satu trofi Liga Europa.
Penampilannya bersama Aston Villa membawanya mendapatkan panggilan membela timnas Inggris, dengan 18 caps yang ia miliki sekarang sejak debutnya pada Oktober 2019 menghadapi Bulgaria.
Dalam 18 penampilannya itu, tiga di antaranya adalah ketika ia tampil di Piala Eropa 2020 saat mengantarkan The Three Lions menjadi finalis.
Baca juga: Kurniawan minta Indonesia All Stars main lepas melawan Aston Villa





Komentar (0)