Bukan Hybrid Konvensional, Ini Cara Kerja Teknologi REEV di iCAR V27

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Tangerang Selatan, VIVA -Perkembangan kendaraan listrik tak lagi hanya berfokus pada kapasitas baterai atau kecepatan pengisian daya. Kini, pabrikan mulai mencari solusi untuk menjawab salah satu kekhawatiran terbesar calon pengguna mobil listrik, yakni range anxiety atau rasa khawatir kehabisan daya saat menempuh perjalanan jauh.

Salah satu pendekatan yang diperkenalkan adalah teknologi Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Teknologi ini kini dibawa iCAR melalui sistem Golden REEV yang disematkan pada SUV terbaru mereka, iCAR V27.

Baca Juga :
Chery Q Dijual Mulai Rp 239,9 Juta Tapi Belinya Gak Bisa Sembarangan
5 Tanda Filter Kabin Mobil Sudah Harus Diganti

Berbeda dengan sistem hybrid konvensional, cara kerja REEV cukup unik. Mesin bensin yang digunakan tidak memiliki tugas menggerakkan roda kendaraan. Sebaliknya, roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin hanya berfungsi sebagai pembangkit listrik untuk mengisi daya baterai ketika kapasitasnya mulai berkurang.

Pada iCAR V27, mesin 1.5 liter turbo bertindak sebagai range extender. Energi yang dihasilkan mesin dialirkan ke baterai, kemudian baterai menyuplai tenaga ke motor listrik. Dengan konsep tersebut, karakter berkendara tetap menyerupai mobil listrik murni karena tidak ada tenaga mesin yang langsung diteruskan ke roda.

Product Planning Manager iCAR Indonesia, Tommy Hermansyah, mengatakan keunggulan utama Golden REEV adalah mempertahankan pengalaman berkendara kendaraan listrik tanpa mengorbankan fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh.

"Pada iCAR V27, roda selalu digerakkan oleh motor listrik sehingga pengalaman berkendara tetap terasa halus, responsif, dan senyap layaknya kendaraan listrik murni. Sementara itu, mesin range extender bekerja menghasilkan energi ketika dibutuhkan, sehingga pengguna dapat melakukan perjalanan lebih jauh tanpa harus terus-menerus mengkhawatirkan sisa daya baterai," ujar Tommy di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Melalui sistem tersebut, iCAR mengklaim V27 mampu menempuh jarak gabungan lebih dari 1.200 kilometerberdasarkan pengujian CLTC. Angka tersebut didukung oleh tangki bahan bakar berkapasitas 60 liter yang memasok kebutuhan mesin generator.

Untuk penggunaan sehari-hari, SUV ini juga diklaim mampu melaju sekitar 200 kilometer hanya menggunakan tenaga baterai. Artinya, sebagian besar mobilitas harian dapat dilakukan tanpa mengaktifkan mesin range extender, sedangkan mesin baru bekerja ketika baterai membutuhkan tambahan energi.

Baca Juga :
Mobil Elektrifikasi Toyota Bakal Makin "Indonesia"
7 Laptop Terbaik untuk Kerja Hybrid, Harga Murah dan Tetap Ngebut Saat Menjalankan Banyak Aplikasi
55 Tahun Toyota Ada di Indonesia: Dampingi Kebutuhan Pelanggan lewat Land Cruiser Family dan bZ4X Touring di GIIAS 2026

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi E-Government
• 5 jam lalu
0
thumb
Pesan Komunitas Andong-PKL untuk Pesepeda JLFR di Malioboro Malam Ini
• 12 jam lalu
0
thumb
Dimediasi Said Iqbal, PT Moya Indonesia Sepakat Beri Kompensasi ke Keluarga Korban
• 17 jam lalu
0
thumb
Tegas! Mensesneg Soal Eks Jampidsus Febrie Kebanggaan Prabowo, Bantah Pemeriksaan Izin
• 12 jam lalu
0
thumb
IHSG Ditutup Menguat, Ikuti Penguatan Bursa Asia Jelang Akhir Pekan
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.