Ray Rangkuti Pertanyakan Penanganan Kasus Eks Jampidsus: Sengaja Dibuat Tidak Jelas Apa Bagaimana?

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti membahas kasus eks Jampidsus Febrie Adriansyah dalam program Bola Liar KompasTV, Jumat (31/7/2026).  (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, mempertanyakan ketidakjelasan kasus eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.  

Menurutnya, ada perubahan dugaan tindak pidana yang dituduhkan kepada Febrie sejak kasus itu ditangani Polri sampai akhirnya dilimpahkan dan ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). 

Ketika kasus masih ditangani Polri, Febrie disebut menjadi tersangka dalam dua perkara: dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU.

Namun, setelah kasus diserahkan ke Kejagung, Febrie hanya dinyatakan sebagai tersangka kasus dugaan TPPU saja. 

"Saya malah jadi bertanya lagi ini, sengaja dibuat tidak jelas penuntutannya atau bagaimana? Sebab kalau kita mendengar kemarin itu dari pihak kepolisian, kan mereka menggunakan dua tuh, pertama tindak pidana korupsi, dan TPPU," katanya dalam program Bola Liar KompasTV, Jumat (31/7/2026). 

Namun setelah perkara diserahkan ke Kejagung, Ray mengatakan, tiba-tiba tindak pidana korupsinya "hilang". 

Baca Juga: LPSK Terima Permohonan Pelindungan Saksi Ferry Hongkiriwang di Kasus Eks Jampidsus Febrie

Ia menduga ada dua kemungkinan terjadi. Pertama, dasar penetapan tersangka terhadap Febrie yang dilakukan oleh kepolisian dianggap kurang memadai atau kurang tepat oleh kejaksaan. 

Kedua, hilangnya dugaan korupsi dalam perkara Febrie itu malah menimbulkan teka-teki baru. 

Ray mempertanyakan apakah kejaksaan benar-benar mau menuntaskan kasus tersebut, atau justru berniat melokalisir serta menjadikan kasus Febrie makin buram. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • ray rangkuti
  • eks jampidsus
  • febrie
  • febrie adriansyah
  • korupsi
  • tppu
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Usai Trans Sumatera, Prabowo Langsung Targetkan Trans Kalimantan Railway
• 13 jam lalu
0
thumb
92% PDB RI Ditopang Konsumsi dan Dunia Usaha, Anindya Bakrie Tegaskan Kadin Siap Ikut Pacu Pertumbuhan Ekonomi
• 5 jam lalu
0
thumb
Muktamar Ke-35 Dinilai Perlu Kembalikan NU Sebagai Kekuatan Moral dan Intelektual Bangsa
• 3 jam lalu
0
thumb
Reformasi Tata Kelola Biodiesel Dinilai Perkuat Implementasi B50
• 10 jam lalu
0
thumb
BGN Kembalikan Rp311,2 Miliar ke Kas Negara, Temukan 414 SPPG Bermasalah
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.