James Riady Nyatakan Lippo Mall Tak Ikut Pasang Pagar Tinggi: 10 Tahun Ini Kita Bongkar

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Bos Lippo Group James Riady menyatakan, mal-mal milik Lippo tidak ikut-ikutan memasang pagar tinggi seperti yang sedang dilakukan mal lainnya.

James menyampaikan, dalam 10 tahun terakhir, Lippo Mall justru membongkar pagar mereka.

"Pasti tidak. Yang terjadi 10 tahun ini ada pagar itu semua mal-mal Lippo kita kita bongkar kita turunkan. Jadi, mari kita semangat semua ya. Mari kita semangat semua," ujar James, di Istana, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Hanya saja, James mengakui bahwa kehati-hatian pengusaha bisa dimengerti.

Baca juga: Hasan Nasbi soal Mal Pasang Pagar Tinggi: Doakan Bangsa Kita Aman

Menurut dia, saat ini akan terjadi lebih banyak gejolak, terutama berkaitan dengan struktur keuangan.

"Kehati-hatian pengusaha itu bisa dimengerti. Memang ini zamannya akan lebih banyak gejolak, berarti struktur keuangan setiap perusahaan, struktur keuangan negara dan sebagainya memang harus ditata lebih baik daripada dulu," ujar dia.

"Umpamanya kita tidak bisa lagi pinjam uang swasta ya, pinjam uang US dollar jangka pendek lalu masuk ke Indonesia mengembangkan usaha, ya tentu itu lebih lebih berat gitu," imbuh James.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pagar-pagar sejumlah mal dan perkantoran di Jakarta yang ditinggikan dibongkar.

Pramono mengakui sudah mengamati adanya sejumlah mal dan perkantoran memasang pagar-pagar tinggi di sekeliling bangunan.

Baca juga: Pramono Minta Pagar Mal Jakarta Ditinggikan Dibongkar: Khawatir Berlebihan Tak Baik

Menurut dia, pemasangan pagar tersebut kemungkinan dipicu kekhawatiran terhadap situasi keamanan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Mungkin bagian dari kekhawatiran. Tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali," ucap Pramono di Blok M Hub, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Menurut dia, kekhawatiran pihak pengelola mal atau kantor terlalu berlebihan pada Agustus 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Aston Villa Sudah Mendarat di Jakarta, Tantang Indonesia All Stars di GBK 1 Agustus 2026
• 11 jam lalu
0
thumb
Janice Tjen Tersingkir Dramatis di DC Open 2026, Sempat Bikin Unggulan Kelima Kelimpungan
• 14 jam lalu
0
thumb
Rakerkonas APINDO Digelar di Makassar, Menko Ekonomi, Dubes Bersama 700 Lebih Pengusaha Akan Hadir
• 15 jam lalu
0
thumb
Pengadilan Tinggi DKI: Putusan Bebas Terdakwa Tidak Bisa Dibanding, Sesuai KUHAP Baru
• 22 jam lalu
0
thumb
Api Mengamuk di Tallo Lama, 80 Rumah Warga Terbakar
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.