Asosiasi Dorong Penggunaan Baja Galvanis SNI untuk Material Konstruksi

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Asosiasi Galvanis Indonesia (AGI) mendorong penggunaan baja galvanis yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun standar internasional sebagai material konstruksi yang aman, berkualitas, tahan lama, dan ramah lingkungan.

Ketua Umum AGI. Harris Hendraka, mengatakan penggunaan material konstruksi sebaiknya mengacu pada standar teknis dan bukti ilmiah agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat. Menurut Harris, istilah "atap seng" yang selama ini dikenal masyarakat umumnya merujuk pada lembaran baja berlapis zinc (baja galvanis), bukan seng murni.

Baja galvanis telah digunakan lebih dari satu abad sebagai material konstruksi karena memiliki ketahanan korosi yang tinggi melalui lapisan zinc yang melindungi baja, sehingga memiliki umur pakai panjang, biaya perawatan rendah, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

"Selain digunakan sebagai material atap dan dinding bangunan, baja galvanis juga dimanfaatkan pada berbagai infrastruktur strategis, seperti menara transmisi dan distribusi listrik, gardu listrik, tiang penerangan jalan umum, guardrail jalan, jembatan baja, rambu lalu lintas, menara telekomunikasi, pelabuhan, instalasi pengolahan air, fasilitas industri, gudang, hingga berbagai konstruksi publik lainnya yang membutuhkan perlindungan terhadap korosi," ujar Harris dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7).

AGI juga menegaskan hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan penggunaan atap baja galvanis yang diproduksi sesuai SNI maupun standar internasional dapat menyebabkan kanker paru-paru.

Menurut asosiasi, risiko gangguan kesehatan dalam dunia konstruksi lebih banyak dikaitkan dengan paparan material tertentu, seperti asbes, bukan baja galvanis.

Selain itu, AGI menyebut unsur zinc (Zn) maupun senyawa hasil oksidasi atau korosi alami pada permukaan baja galvanis tidak diklasifikasikan sebagai penyebab kanker paru-paru dalam penggunaan normal sebagai material bangunan.

Sebaliknya, zinc merupakan mineral esensial yang dibutuhkan tubuh manusia dan berperan dalam fungsi sistem imun, pertumbuhan, penyembuhan luka, sintesis DNA, pembentukan protein, serta mendukung aktivitas lebih dari 300 enzim di dalam tubuh.

AGI menyatakan mendukung penuh upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, keselamatan bangunan, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

"Sebagai mitra pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor konstruksi, AGI menyatakan siap memberikan dukungan berupa kajian teknis, data ilmiah, pengalaman industri, serta masukan berbasis standar nasional maupun internasional dalam penyusunan kebijakan," tambahnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp 15.950/Liter per 1 Agustus 2026
• 21 menit lalu
0
thumb
Inovasi OLXmobbi di GIIAS 2026, Trade-in Mobil Makin Praktis
• 1 jam lalu
0
thumb
Kenang Gus Dur hingga Peringatan Soal Pemimpin Korup, Ada Pesan Tegas di Balik Napak Tilas Mahfud MD
• 22 jam lalu
0
thumb
Korban Terakhir Warga Tewas Dieksekusi KKB di Yahukimo Dievakuasi TNI dari Dasar Jurang
• 5 jam lalu
0
thumb
Bali Gapura Marina Perkuat Posisi Indonesia sebagai Destinasi Yachting Asia Pasifik
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.