Tarif Transbandara Blok M-Soetta Rp15 ribu dinilai wajar

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Yayat Supriyatna berpendapat tarif Transbandara (Transjabodetabek) rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta sebesar Rp15 ribu merupakan hal wajar.

“Wajar. Itu adalah angka perlindungan sosial,” kata dia yang mewakili masyarakat, di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Yayat menilai tarif Rp15 ribu masih mencerminkan perlindungan sosial karena pemerintah tetap memberikan subsidi agar layanan transportasi publik tetap terjangkau.

“Tarif Rp15 ribu bisa dikatakan bentuk perlindungan dari negara, melindungi kemampuan daya beli, melindungi konsumen,” kata dia.

Di sisi lain, jumlah uang maksimum yang rela dibayarkan oleh warga Jakarta untuk mendapatkan suatu produk, jasa, atau layanan, cukup tinggi.

Dia berharap pemberlakuan tarif baru diiringi peningkatan kualitas layanan, terutama kepastian waktu tempuh dan penyediaan fasilitas pendukung seperti ramp koper di Terminal Blok M.

"Saya kira tarif Rp15 ribu merupakan bentuk perlindungan negara terhadap daya beli masyarakat. Namun, kebijakan ini tetap harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan," kata dia.

Baca juga: DKI tetapkan tarif Transbandara rute Blok M-Soetta jadi Rp15 ribu

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi menetapkan tarif layanan Transbandara rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp15 ribu per penumpang.

Tarif tersebut mulai berlaku efektif pada 1 September 2026.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menegaskan penetapan tarif dilakukan untuk menjamin keberlanjutan operasional sekaligus memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM).

"Penetapan tarif Rp15 ribu murni merupakan hasil kajian mendalam demi keberlanjutan layanan dan tetap disubsidi Pemprov DKI Jakarta, sehingga masyarakat tetap mendapatkan moda transportasi menuju bandara yang sangat terjangkau," ujarnya.

Budi menjelaskan, sejak diluncurkan pada 12 Maret hingga 30 Juni 2026, rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta telah melayani 182.996 orang dengan rata-rata 1.851 penumpang per hari.

Baca juga: DKI optimistis 97 persen pengguna puas dengan layanan TransJabodetabek

Baca juga: Tak semua rute Transjabodetabek dilakukan penyesuaian tarif


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Erick Thohir Dukung Rencana Gianni Infantino Jual Saham Piala Dunia, Singgung Perkembangan Timnas Indonesia
• 17 jam lalu
0
thumb
Kapolri Sapa Rama Hoegeng dan Keluarga: Terima Kasih Selalu Hadir
• 2 jam lalu
0
thumb
Kehadiran Mobil China Tingkatkan Persaingan di Inggris, Merek Lokal Pasang Harga Diskon
• 9 jam lalu
0
thumb
Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi
• 4 jam lalu
0
thumb
Perang Ukraina Masuk Tahun Kelima, Prabowo: Mungkin Lebih Lama dari Perang Dunia II
• 7 jam lalu
0
Berhasil disimpan.