Presiden Prabowo Subianto mengatakan pembangunan bangsa pada dasarnya bertumpu pada penyelesaian persoalan ekonomi, terutama pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Hal tersebut dia sampaikan dalam pertemuan dengan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Pusat dan Daerah di Istana Negara, Jumat (31/7).
Menurut Prabowo, ketahanan pangan merupakan fondasi utama karena selalu menjadi isu paling mendasar dalam perjalanan Indonesia.
“Masalah perut adalah ekonomi. Paling dasar Anda sudah tahu kalau saya bicara sudah berapa puluh tahun pasti saya bicara masalah pangan, masalah perut. Karena ini pelajaran ribuan tahun sejarah,” sebut Prabowo dalam sambutannya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).
Prabowo pun menyampaikan Indonesia berhasil mencapai ketahanan pangan sekaligus swasembada pangan dalam waktu yang relatif singkat. Ia mengakui capaian tersebut sempat diragukan banyak pihak.
“Di luar dugaan, banyak orang bahkan banyak yang tidak percaya sampai sekarang kita (swasembada pangan), tapi Alhamdulillah ini adalah hasil real. Ini yang membuat kita percaya diri, confident,” ucap Prabowo.
Menurut dia, keberhasilan tersebut menjamin kebutuhan pangan masyarakat, apa pun kondisi yang dihadapi ke depan.
“Ternyata swasembada pangan baru kita alami hanya beberapa tahun sekian puluh tahun yang lalu. Sekarang kita mencapai itu,” tutur Prabowo.






Komentar (0)