PLN Siap Serap Listrik PLTSa Legok Nangka 20 Tahun

wartaekonomi.co.id
9 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Bandung -

PT PLN (Persero) memastikan siap menyerap listrik yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, selama 20 tahun. 

Komitmen tersebut dituangkan melalui Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) yang telah ditandatangani dengan PT Jabar Environmental Solutions (JES) pada Maret 2026 untuk mendukung keberlanjutan proyek waste to energy tersebut.

Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, mengatakan, PJBL menjadi bentuk dukungan PLN terhadap pengembangan PLTSa Legok Nangka yang kini memasuki tahap konstruksi dan ditargetkan beroperasi pada 2029.

"PLN siap mengeksekusi PJBL sesuai arahan pemerintah. Kami akan menyerap produksi listrik yang dihasilkan dari pengolahan sampah ini dan menyalurkannya kepada masyarakat. Melalui PJBL selama 20 tahun, kami memberikan kepastian agar proyek ini dapat berjalan secara berkelanjutan," kata Suroso saat groundbreaking PLTSa Legok Nangka di Bandung, Rabu (29/7/2026).

PLTSa Legok Nangka dirancang mampu mengolah 2.131 ton sampah per hari dari enam kabupaten dan kota di Jawa Barat. Fasilitas tersebut akan menghasilkan listrik berkapasitas 40,79 megawatt (MW) atau sekitar 310 gigawatt hour (GWh) per tahun yang seluruhnya akan disalurkan ke sistem kelistrikan PLN.

Suroso mengatakan, selain memperkuat pasokan energi bersih, proyek ini juga menjadi bagian dari solusi penanganan sampah perkotaan melalui pemanfaatan teknologi waste to energy.

"Melalui PSEL, kita bukan hanya memelihara lingkungan baik ke depannya, namun juga menghasilkan listrik yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini merupakan energi terbarukan yang secara cycle akan terus-menerus sepanjang ada sampah, maka akan dihasilkan listrik yang dapat dimanfaatkan," ujarnya.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan, pembangunan PLTSa Legok Nangka merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat penanganan sampah sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan. Proyek tersebut juga mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan persoalan sampah sebelum 2029 melalui pengelolaan dari hulu hingga hilir.

"Groundbreaking hari ini bukan sekadar menandai dimulainya pembangunan sebuah infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih bersih, lebih hijau, dan berkelanjutan," ujar Yuliot.

Menurutnya, proyek tersebut diharapkan menjadi model pengembangan PLTSa di berbagai daerah karena tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan energi bersih, menciptakan lapangan kerja, mengurangi emisi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka hingga 2049

Baca Juga: Dorong Ekonomi Daerah, PLN Bangun Tiga Ruas Jalan di Bandung Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai PLTSa Legok Nangka menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah di Bandung Raya sekaligus memperkuat pasokan listrik bagi kebutuhan industri di Jawa Barat.

"Ini akan menjadi salah satu alat picu untuk membangun sebuah sistem pengelolaan sampah yang modern. Kemudian juga mendidik masyarakat tertib dan hidup bersih. Yang kemudian juga meningkatkan kualitas udara, serta meningkatkan kualitas lingkungan," ujar Dedi.

Ia menambahkan, listrik yang dihasilkan PLTSa juga akan memberikan manfaat bagi sistem ketenagalistrikan nasional.

"Yang kedua berkahnya adalah kita akan mendapatkan energi listrik yang tentunya memberikan sumbangsih bagi kekuatan PLN untuk memiliki energi besar bagi kehidupan industri," katanya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kebiasaan yang Diam-Diam Bikin Kolesterol Naik
• 6 jam lalu
0
thumb
Pramono Yakin Warga Terima Tarif Rp 15 Ribu TransJ Blok M-Bandara Soetta
• 5 jam lalu
0
thumb
Terima Ratusan Siswa Baru, Wamensos: Sekolah Rakyat Wonosobo Bawa Harapan Baru
• 8 jam lalu
0
thumb
Tumbuh Kembang Anak Tak Hanya Diukur dari Berat Badan, Faktor Ini Juga Penting
• 10 jam lalu
0
thumb
Melinda Aksa: Semua Sampah Tetap Diangkut, Residu ke TPA Antang
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.