JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa ekonomi tidak bisa dipisahkan dari politik, budaya, hingga agama.
Hal tersebut disampaikan saat menyinggung pembangunan bangsa atau nation building dalam pertemuan dengan pengusaha Kamar Dagang dan Industri (KADIN) pusat dan daerah di Istana, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
"Dalam proses ini (pembangunan bangsa), sejarah peradaban manusia mengajarkan kepada kita bahwa ekonomi tidak bisa dipisahkan dari politik, dari budaya, bahkan dari agama," ujar Prabowo dalam pertemuan itu, Jumat.
Baca juga: Prabowo Mengaku Diminta Jadi Duta Merek Industri Kopi Indonesia Setelah Jabat Presiden
Ia mengatakan, nation building merupakan pembangunan lintas sektor yang membutuhkan kekuatan dari bangsa tersebut.
"Untuk bisa dikerahkan, untuk bisa dipersatukan, sehingga bangsa itu dapat memanfaatkan semua sumber daya yang ada di bangsa itu," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta Indonesia belajar dari sejarah yang memperlihatkan bangsa yang berhasil maupun gagal.
Baca juga: Prabowo Targetkan Tidak Ada Lagi Gunung Sampah pada Akhir 2027
Ia menegaskan bahwa bangsa yang gagal disebut failed state, padahal mereka memiliki sumber daya.
"Apalagi tidak punya sumber daya dan tidak punya kelebihan-kelebihan lain. Terutama yang kita belajar adalah memang perlunya suatu sinergitas antara elite," ujar Prabowo.
Oleh karena itu, ia mendorong adanya kerja sama dan kolaborasi antara semua elite di Indonesia untuk mencapai pembangunan nasional yang berhasil.
"Semua bangsa yang berhasil, elitenya bisa kerja sama. Semua negara yang gagal, elitenya ribut. Apa yang kita maksud elite? elite adalah unsur pimpinan," ujar Prabowo.
"Jadi elite bangsa adalah elite politik, elite ekonomiu, elite intelektual, elite agama, elite budaya, elite seni, elite produsen, elite buruh," sambungnya.
Baca juga: Prabowo Tertarik India yang Bangun 3 Juta Rumah per Tahun: Saya Pelajari
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran KADIN yang ikut bekerja sama dengan pemerintah.
"Dari awal pemerintah yang saya pimpin, Saudara menunjukkan niat ingin bekerja dana dan berjuang bersama untuk kebaikan seluruh bangsa dan negara," ujar Prabowo mengapresiasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang





Komentar (0)