Ribuan Massa Aksi Kelompok Silat Tiba di Mapolrestabes Surabaya, Tuntut Penegakan Hukum

suarasurabaya.net
9 jam lalu
Cover Berita

Ribuan massa aksi damai kelompok silat tiba di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (31/7/2026), sekitar pukul 14.30 WIB.

Pantauan suarasurabaya.net, massa aksi datang dari arah Jembatan Merah Plaza menuju ke Mapolrestabes Surabaya secara serentak. Sebelumnya, petugas gabungan telah bersiaga di depan Mapolrestabes Surabaya.

Setibanya di Mapolrestabes Surabaya, massa aksi langsung menyampaikan aspirasi mereka yang dikomandoi oleh Bondan koordinator kelompok silat tersebut.

Dia mengkritisi aksi premanisme yang dilakukan oleh seorang debt collector terhadap salah satu anggota kelompok silat itu.

“Jangan sampai ada lagi aksi debt collector yang melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat,” katanya saat orasi.

Bondan juga menuntut supaya pihak kepolisian segera mengusut kasus ini secara transparan, objektif, dan menghasilkan kepastian hukum yang jelas.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut perkara ini secara transparan, objektif, dan menghasilak kepastian hukum yang jelas,” ungkap.

Sampai berita ini ditulis, pihak kelompok silat dan Polrestabes Surabaya sedang melakukan mediasi.

BACA JUGA: 1.839 Petugas Gabungan Diterjunkan, Amankan Aksi Damai Kelompok Silat di Surabaya

BACA JUGA: Polrestabes Surabaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Aksi Arus Bawah Perguruan Silat Besok

Sebelumnya, aksi damai yang dilakukan kelompok silat ini merupakan buntut dari kasus pembacokan anggota kelompok silat oleh seorang debt collector di Surabaya.

Dalam apel pagi tadi, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan Kapolrestabes Surabaya meminta kepada petugas gabungan yang mengamankan aksi damai ini agar lebih waspada. Terutama yang berjaga di perbatasan atau titik yang rawan terjadi perpecahan.

Selain itu, Luthfie juga mengimbau para petugas untuk mengawasi adanya penyusup yang masuk dalam kelompok silat saat aksi berlangsung, dengan ciri-ciri bermasker, menggunakan hoodie, atau menutup kepala, yang bertujuan untuk menutup identitas.

Dalam pengamanan aksi kali ini, Luthfie juga meminta para petugas untuk lebih sabar melayani massa aksi.

“Karena kebanyakan dari anggota kelompok silat ini masih di bawah umur dan punya emosi yang tidak stabil. sehingga dia berharap, para petugas bisa lebih sabar dan tidak terpancing,” tutupnya.(kir/wld/iss)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Dibuat Tak Percaya, Dokter Tifa Kaget Tiba-tiba Kembali Dituntut Hadir di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
• 20 jam lalu
0
thumb
Poin 3 Kesimpulan Rapat di Komisi II DPR menjadi Kabar Baik bagi PPPK, Alhamdulillah
• 19 jam lalu
0
thumb
Terungkap Motif Pria Bunuh Pacar di Kos Jakbar gegara Ketahuan Selingkuh
• 15 jam lalu
0
thumb
Piala AFF 2026: Kata Pengamat Seputar Peluang Cahya Supriadi Jaga Gawang Timnas Indonesia pada Laga Vs Timor Leste
• 13 jam lalu
0
thumb
Heboh Mal Pasang Pagar Tinggi, Penasihat Prabowo: Doakan Bangsa Kita Aman
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.