Pemkot Surabaya Ajak Ormas, LSM, dan Warga Jaga Kondusivitas Kota

suarasurabaya.net
13 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan warga menjaga kondusivitas Kota Pahlawan.

Tundjung Iswandaru Kepala Bakesbangpol Kota Surabaya mengatakan, koordinasi lintas sektor jadi kunci menjaga stabilitas kota sekaligus mengantisipas dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

“Jangan sampai ada hal-hal yang dapat memecah belah di antara kita semua. Jangan sampai ada tindakan-tindakan anarkis di antara elemen bangsa ini yang tidak diharapkan,” ujarnya, Jumat (31/7/2026).

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu dalam menjaga keamanan Surabaya.

“Jadi mari kita saling tolong-menolong, saling bantu-membantu dalam menjaga keamanan di Kota Surabaya. Tadi (dari pihak kepolisian) disampaikan bahwa semestinya masyarakat pun sudah lelah, sudah capek, mereka tidak mau ikut-ikutan dalam masalah,” katanya.

Seluruh organisasi kemasyarakatan, katanya, diminta tetap selektif terhadap berbagai hal yang berpotensi mengganggu ketenteraman Kota Surabaya. Selain itu, sebelun menyampaikan pendapatan di muka umum, ia minta ormas terkait memastikan legalitas.

“Pak Wali menyampaikan tolong dilihat dulu legal standing-nya. Silakan menyuarakan aspirasi, asalkan legal standing-nya sudah benar, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Tundjung juga menyinggung berbagai isu yang berkembang menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, termasuk kabar yang sempat meresahkan masyarakat, khususnya terkait pemasangan pagar di mall-mall yang ada di Surabaya.

Berbagai informasi yang belum tentu benar itu, menurutnya perlu disikapi secara bijak agar tidak memicu keresahan di masyarakat.

“Ada masyarakat yang (melihat) itu hal yang biasa. Tetapi ada juga masyarakat (merasa) resah. Ini mau ada apa Agustus, kok semua dipagari,” ujarnya.

Ia minta seluruh pimpinan dan anggota ormas mengedepankan etika, objektivitas, serta menjaga persatuan dalam menyampaikan aspirasi maupun kritik.

Menurut dia, seluruh organisasi kemasyarakatan pada dasarnya memiliki tujuan yang sama, yakni berkontribusi terhadap pembangunan sekaligus menjaga kerukunan masyarakat. “Serta bersama-sama dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya,” harapnya.

Sebagai bagian dari penguatan wawasan kebangsaan, Bakesbangpol juga berencana mengikutsertakan para ketua dan pimpinan ormas dalam program pendidikan Bela Negara.

“Sekaligus meningkatkan pemahaman serta kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kondusivitas, toleransi dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah Kota Surabaya,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut, Bakesbangpol akan mengagendakan pertemuan rutin bersama para ketua dan pimpinan ormas mulai bulan depan. Forum tersebut akan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang ormas.

“Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman, pembinaan, serta penguatan peran ormas dalam menjaga kondusivitas dan berkontribusi positif terhadap pembangunan Kota Surabaya,” tutupnya. (lta/bil/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Antisipasi Gagal Panen Imbas Kekeringan, Pemkab Lebak Siapkan 201 Pompa Air
• 17 jam lalu
0
thumb
Tips MotionTrade: 4 Cara Mengelola Risiko Investasi ETF
• 8 jam lalu
0
thumb
Presiden Reshuffle Besar-besaran, Kepala Intelijen-Pasukan Elite Ganti
• 10 jam lalu
0
thumb
Diogo Ramalho Beberkan Misi Bersama Persebaya, Nyaman Berada di Kota Baru
• 15 jam lalu
0
thumb
Bank Neo Commerce (BBYB) Raih Laba Bersih Rp295 Miliar hingga Juni 2026
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.