BRI Multiguna Karya bantu orang tua kelola biaya pendidikan anak tanpa ganggu stabilitas keuangan

antaranews.com
15 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Melihat buah hati tercinta berhasil lolos ke perguruan tinggi impian tentu menjadi salah satu momen paling membahagiakan sekaligus membanggakan bagi setiap orang tua. Namun di balik euforia kebahagiaan tersebut, ada realitas baru yang harus segera dihadapi oleh orang tua, mempersiapkan biaya pendidikan yang tidak sedikit dalam waktu yang relatif singkat.

Tanpa kesiapan finansial yang matang, momen penuh rasa syukur ini justru bisa berubah menjadi sumber stres baru bagi keluarga. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami peta kebutuhan biaya kuliah dan mengetahui solusi untuk mengelolanya tanpa mengorbankan stabilitas keuangan rumah tangga.

Banyak orang tua yang mengira bahwa biaya kuliah hanya soal uang semesteran. Padahal, saat anak mulai memasuki dunia perkuliahan, ada serangkaian komponen biaya lain yang muncul secara bersamaan, di antaranya:

Uang Pangkal atau Sumbangan Pengembangan Institusi Komponen ini biasanya dibayarkan sekali di awal masuk kuliah dengan nominal yang cukup besar, terutama untuk jalur-jalur mandiri.

Uang Kuliah Tunggal (UKT) Biaya operasional pendidikan yang wajib dibayarkan di setiap awal semester.

Biaya Tempat Tinggal (Akomodasi) Jika anak kuliah di luar kota, orang tua harus menyiapkan dana untuk biaya sewa kos atau asrama, yang sering kali meminta pembayaran langsung untuk satu tahun di muka.

Biaya Relokasi dan Transportasi Ongkos keberangkatan ke kota tujuan, biaya pindahan, hingga transportasi harian anak selama berkuliah.

Peralatan Pendukung Kuliah Mahasiswa baru saat ini wajib memiliki laptop dengan spesifikasi yang memadai, buku teks, serta perlengkapan belajar spesifik sesuai jurusan yang diambil.

Ketika semua kebutuhan ini datang dalam waktu yang berdekatan, tumpukan tagihan tersebut tentu memerlukan manajemen perencanaan keuangan yang sangat matang.

Menghadapi lonjakan pengeluaran ini, tidak jarang orang tua langsung mengambil langkah instan seperti menguras habis tabungan operasional atau bahkan memakai seluruh dana darurat.

Dana darurat idealnya disimpan hanya untuk situasi yang benar-benar tidak terduga, seperti masalah kesehatan mendesak atau kehilangan sumber pendapatan.

Jika pos dana darurat habis digunakan untuk biaya kuliah, keluarga akan berada dalam posisi rentan apabila terjadi risiko finansial di masa depan.

Selain itu, kebutuhan rutin bulanan rumah tangga dan biaya pendidikan untuk anak lainnya yang masih sekolah juga harus tetap berjalan normal. Menjaga cash flow keluarga tetap sehat dan stabil adalah kunci utama agar roda kehidupan rumah tangga tetap berputar dengan tenang.

Agar kebutuhan pendidikan anak terpenuhi dan cash flow keluarga tetap terjaga, memanfaatkan fasilitas pembiayaan atau pinjaman yang terstruktur bisa menjadi langkah strategis yang bijak.

Dengan sistem cicilan, pengeluaran besar yang tadinya harus dibayarkan secara instan di awal dapat dikonversi menjadi pengeluaran bulanan yang lebih terukur dan sesuai dengan kemampuan pendapatan rutin Anda.

Bagi Anda yang berstatus sebagai karyawan tetap, salah satu solusi pembiayaan soft selling yang sangat layak dipertimbangkan adalah BRI Multiguna Karya.

BRI Multiguna adalah fasilitas pinjaman dari BRI yang dirancang secara fleksibel untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan hidup, termasuk pemenuhan dana pendidikan anak yang mendesak.

Beberapa keunggulan utamanya:

Proses Pengajuan yang Mudah Dikembangkan dengan skema yang praktis, proses pengajuan pinjaman ini relatif cepat sehingga dapat diandalkan saat masa daftar ulang kuliah yang ketat.

Cicilan Terencana dan Ringan Anda dapat menyesuaikan tenor dan jumlah pinjaman agar cicilan per bulannya tetap ramah bagi kantong, tanpa mengganggu pos pengeluaran rutin keluarga lainnya.

Plafon Pembiayaan yang Kompetitif Jumlah pinjaman yang diberikan dapat disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku untuk menutup seluruh kebutuhan awal kuliah anak, mulai dari uang pangkal hingga laptop.

Multi-fungsi Selain untuk pendidikan, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif keluarga lainnya di masa depan.

Pendidikan tinggi adalah investasi jangka panjang terbaik yang bisa diberikan orang tua untuk masa depan anak. Dengan perencanaan keuangan yang tepat serta dukungan solusi pembiayaan yang sehat, orang tua tidak perlu lagi cemas menghadapi lonjakan biaya kuliah.

Persiapkan dana pendidikan anak sekarang juga dengan mengunjungi bbri.id/brimultigunakarya untuk informasi lebih lanjut mengenai pengajuan dan simulasi cicilan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
5 Smartwatch yang Mendukung QRIS di Indonesia, Bisa Bayar Tanpa HP
• 9 jam lalu
0
thumb
Jadwal SIM Keliling Jumat 31 Juli 2026, Cek Lokasi Lengkap di 4 Kota
• 19 jam lalu
0
thumb
Astra Agro Gunakan Pupuk Hayati di Kebun Sawit untuk Kurangi Emisi Karbon dan Jaga Produktivitas
• 16 jam lalu
0
thumb
Debat soal Koperasi Merah Putih hingga MBG, Feri Amsari: Yang Untung Tetap Segelintir Orang | ROSI
• 22 jam lalu
0
thumb
Bank Sentral Jepang Tahan Suku Bunga Tetap 1 Persen, Pangkas Proyeksi Inflasi
• 11 jam lalu
0
Berhasil disimpan.