Iran Peringatkan Dugaan Operasi Pengalihan Tuduhan Israel terkait Serangan di Pelabuhan Mesir

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan kemungkinan adanya operasi pengalihan tuduhan (false flag) yang disebutnya dilakukan Israel setelah serangan drone terhadap kapal gas di Pelabuhan Damietta, Mesir.

Dalam unggahan di media sosial X pada Kamis, 30 Juli 2026, Araghchi menegaskan Mesir merupakan mitra penting Iran di kawasan dan keamanan negara itu menjadi perhatian utama Teheran.

Baca Juga :

Serangan Drone di Pelabuhan Mesir, Dua Kapal Meledak Termasuk Milik AS
"Mesir adalah sahabat dan mitra penting di kawasan. Keamanannya sangat penting bagi kami," tulis Araghchi, dikutip dari TRT World.

"Kita semua harus waspada terhadap rencana dan operasi 'false flag' Israel yang dirancang untuk merusak perdamaian kawasan," lanjutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah serangan drone memicu kebakaran pada dua kapal gas di Pelabuhan Damietta, pesisir Mediterania Mesir.

Hingga kini, pemerintah Mesir belum menuduh pihak mana pun sebagai pelaku serangan tersebut. Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly mengatakan otoritas telah menemukan puing-puing drone dan masih melakukan analisis untuk menentukan asal-usulnya.

Ia menegaskan pemerintah akan menyimpulkan hasil penyelidikan berdasarkan fakta, bukan spekulasi. Kelompok Houthi di Yaman juga membantah terlibat dalam serangan tersebut dan menyebut laporan yang menuduh mereka menyerang Mesir sebagai "rumor yang tidak berdasar".

Kabinet Mesir menyatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan kebakaran pada dua kapal di Pelabuhan Damietta dipicu oleh sebuah drone yang belum diketahui asalnya.

Sementara itu, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengatakan puing-puing drone masih dianalisis dan pemerintah tidak akan berspekulasi mengenai pelaku hingga penyelidikan selesai.

Menurut juru bicaranya, dalam percakapan dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, el-Sisi menekankan pentingnya kerja sama Mesir, Spanyol, Eropa, dan komunitas internasional untuk meredakan eskalasi di kawasan.

Perusahaan pelacak pelayaran Kpler mengidentifikasi dua kapal yang terdampak sebagai Energos Winter dan GasLog Salem. Sementara perusahaan keamanan maritim Ambrey melaporkan kapal penyimpanan gas milik AS tersebut terkena sedikitnya satu drone.

Otoritas Pelabuhan Damietta menyatakan pelabuhan tetap beroperasi secara normal.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
DKI Tinggalkan Open Dumping, Daerah Penyangga Diminta Ikut Berbenah
• 8 jam lalu
0
thumb
Dibuat Tak Percaya, Dokter Tifa Kaget Tiba-tiba Kembali Dituntut Hadir di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
• 23 jam lalu
0
thumb
Damai Hari Lubis: Ada Apa Penyidik Tidak Sanggup Jemput Paksa Ahmad Khoizunidin?
• 16 jam lalu
0
thumb
Barcelona Pusing Cari Pengganti Lewandowski
• 4 jam lalu
0
thumb
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 34 Persen di Empat Daerah Sulsel
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.