Salahkan Hamas, Israel Kembali Bombardir Masjid di Palestina

wartaekonomi.co.id
17 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Israel kembali melancarkan serangan udara yang menghantam sebuah masjid di Kota Gaza, Palestina. Masjid Al-Muttaqin diklaim telah digunakan sebagai lokasi penyimpanan senjata oleh Tel Aviv.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengklaim menyatakan serangan itu merupakan bagian dari operasi yang dilakukan pekan ini untuk menghancurkan sejumlah gudang senjata dari Hamas di Gaza.

Baca Juga: Soal Babak Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Saya Menang, Tidak Perlu Banyak Bicara Lagi

"Lokasi tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan senjata. Ini adalah contoh lain organisasi teroris yang memanfaatkan infrastruktur sipil untuk tujuan teror," demikian pernyataan militer dari Israel, dikutip Jumat (31/7/2026).

Sementara itu, video yang beredar dari lokasi kejadian memperlihatkan puluhan warga meninggalkan kawasan sekitar Masjid Al-Muttaqin. Meski demikian, serangan tetap memicu kepanikan di kalangan warga sipil yang tinggal di sekitar lokasi.

Rekaman dari lokasi memperlihatkan kobaran api dan kepulan asap tebal membubung ke udara setelah ledakan menghantam kawasan sekitar masjid yang juga dipenuhi tenda-tenda pengungsi.

Menurut Israel, persenjataan yang disimpan di lokasi tersebut rencananya akan digunakan untuk menyerang pasukannya yang beroperasi di Gaza dan Israel. Karena itu, serangan dilakukan untuk menghilangkan ancaman tersebut.

Meski menyampaikan tuduhan tersebut, mereka tidak merilis foto maupun rekaman yang menunjukkan adanya gudang senjata di dalam kompleks masjid..

Adapun Kementerian Wakaf dan Urusan Agama di Jalur Gaza mengecam keras aksi militer tersebut. Direktur Jenderal kementerian, Amir Abu Al-Amrain menyatakan masjid yang diserang hancur total akibat serangan udara dari Israel.

Ia membantah tuduhan bahwa masjid digunakan sebagai fasilitas militer dan menilai alasan yang disampaikan hanya menjadi pembenaran untuk menyerang tempat ibadah.

"Pasukan Israel telah menghancurkan masjid itu sepenuhnya melalui serangan udara. Mereka menggunakan dalih palsu, seperti dugaan keberadaan lokasi militer, untuk membenarkan kejahatan ini," ujarnya.

Baca Juga: 'Kalau Anies Baswedan Diangkat Jadi Seskab Baru, Keadaan Prabowo Kemungkinan Bisa Berubah'

Abu Al-Amrain juga mendesak masyarakat internasional segera mengambil langkah untuk melindungi masjid dan tempat-tempat ibadah lainnya di Jalur Gaza. Ia tidak ingin tempat ibadah terus menjadi sasaran serangan dari Israel.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Selundupkan 70 Ribu Ekstasi ke Indonesia, Pilot Malaysia yang Terbangkan Pesawat dalam Kondisi Positif Narkoba Ditangkap
• 7 jam lalu
0
thumb
Gubernur Koster Minta Pembangunan di Kawasan Batur Wajib Koordinasi dengan Tokoh Adat
• 18 jam lalu
0
thumb
Cerita Ezra Walian Jelang Hadapi Aston Villa, Kenal Keluarga Ian Maatsen hingga Reuni dengan Tammy Abraham
• 1 jam lalu
0
thumb
BULOG Edukasi Masyarakat Kenali Standar Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
• 1 jam lalu
0
thumb
BRPT Cetak Laba Bersih USD190 Juta di Semester I, Turun 64 Persen
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.