Divonis 2 Tahun Penjara, Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Ajukan Banding

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pekanbaru: Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid mengajukan banding atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru yang menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepadanya.

Abdul Wahid mengajukan banding karena menilai majelis hakim tidak mempertimbangkan hal-hal yang meringankan dan mengabaikan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.

"Mudah-mudahan saya bisa mencari keadilan. Saya merasa tidak bersalah dalam hal ini dan tidak pernah saya lakukan, tapi memang ini betul-betul direkayasa. Saya merasa ini penuh dengan rekayasa," katanya, dilansir dari Antara, Kamis, 30 Juli 2026. 
 

Baca Juga :

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara

Ia menilai fakta hukum yang terungkap dalam persidangan tidak membuktikan dirinya melakukan tindak pidana korupsi. Menurutnya, putusan tersebut memiliki unsur politis.

"Namun saya yakin ada ruang-ruang keadilan yang dititipkan tuhan ke ruang yang lain," ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mengikuti jalannya persidangan sejak awal hingga putusan dibacakan. "Bagi masyarakat yang telah mendukung terima kasih saya bersyukur kepada Tuhan masih banyak hal yang ingin saya lakukan tapi ternyata takdirnya berbeda," ucapnya.


Gubernur Riau Nonaktif, Abdul Wahid. Foto: Antara.


Sementara itu, Ketua Tim Pengacara Abdul Wahid Kemal Shahab mengatakan pihaknya meminta perkara tersebut diperiksa kembali oleh Pengadilan Tinggi. Sebab, sejumlah fakta persidangan dinilai belum menjadi pertimbangan majelis hakim.

Menurut Kemal, selama persidangan tidak terbukti Abdul Wahid menerima uang maupun barang. Hal itu diharapkan menjadi pertimbangan dalam proses banding.

"Yang jelas terbukti tidak ada pemerasan yang dituntut jaksa penuntut umum. Justru hakim menggunakan pasal terkait gratifikasi. Padahal, dalam fakta persidangan Abdul Wahid tidak pernah menerima gratifikasi berupa uang atau barang apa pun," jelasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Diselimuti Dendam, Pria di Lamongan Aniaya Tetangga yang Berujung Kematian
• 9 jam lalu
0
thumb
Vietnam Bikin Pusing Thailand, Tim Tamu Diberi Fasilitas di Bawah Tim Tuan Rumah Jelang SEA V Cup 2026
• 9 jam lalu
0
thumb
DPR Bisa Depak Gibran? Hersubeno Bongkar Skenario Mengejutkan di MK
• 14 jam lalu
0
thumb
Persik Lakukan Cek Medis, Pemain Kloter Pertama Dalam Kondisi Fit untuk Bertarung di BRI Super League 2026/2027
• 7 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Jepang Pangkas Target Pertumbuhan Ekonomi Efek Lonjakan Harga Minyak
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.