Laba Bersih Cinema XXI (CNMA) Turun 40 Persen pada Semester I-2026

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk atau Cinema XXI (CNMA) membukukan laba bersih sebesar Rp173 miliar pada semester I-2026.

PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk atau Cinema XXI (CNMA) membukukan laba bersih sebesar Rp173 miliar pada semester I-2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk atau Cinema XXI (CNMA) membukukan laba bersih sebesar Rp173 miliar pada semester I-2026. Realisasi tersebut turun 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp288 miliar.

Penurunan laba tersebut sejalan dengan pendapatan perseroan yang turun 8,6 persen menjadi Rp2,6 triliun. Pendapatan tiket serta makanan dan minuman yang menjadi penopang utama turun masing-masing 12 persen dan 8 persen. Sementara itu, EBITDA mencapai Rp708,2 miliar. 

Baca Juga:
Spider-Man dan Avengers Siap Ramaikan Bioskop, Simak Prospek CNMA di Semester II-2026

Secara kuartalan, kinerja Cinema XXI membaik pada kuartal II-2026. Pendapatan meningkat 40 persen menjadi Rp1,5 triliun dari Rp1,1 triliun pada kuartal I-2026. Perbaikan tersebut ditopang kenaikan jumlah penonton dari sekitar 15,5 juta menjadi 21,9 juta orang, seiring bertambahnya jumlah layar bioskop serta hadirnya berbagai film baru.

Pendapatan dari penjualan tiket bioskop naik 38 persen menjadi Rp919,4 miliar pada kuartal II-2026 dari Rp665,3 miliar di kuartal sebelumnya. Sementara itu, penjualan makanan dan minuman meningkat 48 persen menjadi Rp528,8 miliar dari Rp357,6 miliar.

Baca Juga:
Film Box Office Topang Kinerja CNMA di Paruh Kedua 2026, Simak Proyeksinya

"Capaian Perseroan pada semester pertama tahun 2026 mencerminkan konsistensi pelaksanaan strategi bisnis dan disiplin operasional Cinema XXI. Perseroan berkomitmen menghadirkan pengalaman menonton terbaik melalui layanan berkualitas dan inovasi yang relevan," kata 
Direktur Utama PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, Suryo Suherman dalam keterangan resmi, Kamis (30/7/2026).

Sepanjang semester I-2026, penjualan tiket bioskop menjadi kontributor terbesar pendapatan dengan nilai Rp1,6 triliun atau sekitar 60,2 persen dari total pendapatan. Penjualan makanan dan minuman menyumbang Rp886,3 miliar atau 33,7 persen, sedangkan pendapatan lainnya yang berasal dari iklan, platform digital, dan penyelenggaraan acara mencapai Rp160,2 miliar atau sekitar 6,1 persen.

Dari sisi ekspansi, Cinema XXI membuka dua lokasi bioskop baru, yakni Ciplaz Cipanas XXI dan 23 Semarang XXI, dengan tambahan tujuh layar sepanjang semester I-2026. Dengan penambahan tersebut, hingga 30 Juni 2026 Cinema XXI mengoperasikan 269 bioskop dengan total 1.395 layar yang tersebar di 55 kota dan 30 kabupaten di Indonesia.

Suryo juga mencatat industri perfilman nasional menunjukkan tren positif. Selama semester I-2026, film Indonesia mendominasi lebih dari 65 persen total penonton di jaringan Cinema XXI. Selain itu, terdapat 17 film nasional dan internasional yang berhasil meraih lebih dari satu juta penonton, meningkat dibandingkan 15 film pada periode yang sama tahun lalu.

"Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap pilihan film yang semakin beragam. Hal ini memotivasi Cinema XXI untuk terus menghadirkan pengalaman menonton terbaik melalui layanan yang prima, fasilitas yang nyaman, serta teknologi audiovisual berstandar internasional," ujarnya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Viral Kakek di Lebak Ikat Perut Pakai Tali demi Tahan Lapar saat Jualan Kangkung
• 6 jam lalu
0
thumb
145 KK di Sukaresmi Bogor Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 4.000 Liter Air Bersih
• 22 jam lalu
0
thumb
Dokumen Rahasia yang Dideklasifikasi Bongkar Operasi Siber dan Manipulasi Opini Publik PKT untuk Mengintervensi Pemilu AS
• 6 jam lalu
0
thumb
KPK Tahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
• 12 jam lalu
0
thumb
Prabowo Hari Ini Resmikan Renovasi Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.