PDIP Desak Kasus Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur Diusut Tuntas

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kapoksi PDIP Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah mendesak agar kasus kematian Sumarna (42), petugas keamanan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, diusut tuntas. Gus Falah menilai kasus tersebut harus menjadi perhatian serius.

"Kami meminta untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas. Masyarakat berhak mendapatkan kepastian hukum, sementara keluarga korban berhak memperoleh keadilan," ujar Gus Falah kepada wartawan, Kamis (30/7/2026).

Gus Falah memahami ada sejumlah kendala dalam proses pengungkapan kasus. Namun, Gus Falah menegaskan keterbatasan tersebut tak boleh mengurangi upaya dalam mencari pelaku.

Baca juga: Komisi III DPR Desak Pembunuh Satpam di Waduk Jatiluhur Segera Ditangkap

"Penegakan hukum harus dilakukan setegas-tegasnya terhadap para pelaku tindak kejahatan. Negara harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan setiap tindak pidana diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Gus Falah juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Dia berharap proses penyelidikan segera membuahkan hasil sehingga pelaku bisa dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut penting bukan hanya untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarga. Namun, juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Baca juga: Ada 27 CCTV di Waduk Jatiluhur tapi Tak Satu Pun Sorot TKP Satpam Tewas

Sumarna ditemukan tewas di tepian danau area Tanggul Ubrug, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat (24/7) siang. Saat ditemukan, korban yang masih mengenakan seragam dinas lengkap tersebut berada dalam kondisi mengenaskan dengan kedua tangan terborgol ke belakang.

Saat ini, Polisi masih mengusut kasus tersebut. Polisi juga sudah melakukan gelar perkara.

Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pipit Rismanto memberikan atensi atas kasus dugaan pembunuhan satpam yang jasadnya ditemukan dalam keadaan tangan terborgol di waduk Jatiluhur. Pipit menurunkan tim gabungan dari Polda Jawa Barat untuk membantu Polres Purwakarta.

"Ya, Purwakarta, ini sedang dalam proses. Kita perintahkan jajaran kami, ini ada Pak Dirkrimum juga, ya," kata Pipit kepada awak media di Mapolda Jabar, dilansir detikjabar, Rabu (29/7/2026).




(amw/eva)

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Tarif AS untuk RI Lebih Kecil dari Vietnam dan Thailand, Daya Saing akan Unggul?
• 20 jam lalu
0
thumb
Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda Sambut Kelahiran Anak Pertama, Namanya Unik dan Penuh Makna
• 57 menit lalu
0
thumb
Mirip City Car, UD Trucks Rilis Truk Pakai Transmisi AMT
• 15 jam lalu
0
thumb
Dengar Kabar 116 Juta Warga RI Kurang Makan, Begini Respons Bos BGN
• 19 jam lalu
0
thumb
Osmar Loss Pasang Ekspektasi Tinggi dengan Dewa United
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.