FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia, UEFA Murka: Sepak Bola Bukan Milik Siapa Pun untuk Dijual

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Rencana Presiden FIFA Gianni Infantino membentuk perusahaan komersial untuk mengelola Piala Dunia memicu gelombang penolakan dari berbagai pihak. Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menjadi organisasi pertama yang secara terbuka mengecam proposal tersebut dengan nada keras, bahkan menyebut FIFA telah melewati batas yang seharusnya tidak pernah dilanggar dalam tata kelola sepak bola dunia.

Kontroversi bermula setelah laporan media Inggris The Times mengungkap adanya pembahasan mengenai pembentukan perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Perusahaan ini dirancang untuk mengelola hak-hak komersial berbagai turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub, dengan melibatkan investasi dari pihak swasta.

Baca Juga :
UEFA Bakal Gelar Rapat Darurat, Bahas Ide Gianni Infantino Jual Piala Dunia ke Swasta
Mees Hilgers Terancam Gagal Gabung, FC Twente Bawa Sengketa Kontrak ke UEFA

Skema tersebut disebut memiliki valuasi awal mencapai 20 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp362 triliun. Dana yang berhasil dihimpun nantinya diklaim akan digunakan untuk meningkatkan program pengembangan sepak bola di seluruh dunia.

Namun, gagasan tersebut langsung memicu reaksi keras dari UEFA. Dalam pernyataan resminya, UEFA menilai rencana itu menyentuh prinsip paling mendasar dalam sepak bola.

Presiden FIFA Gianni Infantino
Photo :
  • REUTERS/Jennifer Gauthier

"UEFA menanggapi hal ini dengan sangat serius. Demikian pula seharusnya setiap asosiasi sepak bola nasional dan setiap pemangku kepentingan: liga, klub, pemain, suporter, pemerintah, serta siapa pun yang peduli terhadap masa depan olahraga ini," tulis pernyataan UEFA.

Konfederasi yang membawahi sepak bola Eropa itu menegaskan bahwa FIFA tidak memiliki hak moral untuk memperlakukan Piala Dunia sebagai aset bisnis yang bisa diperjualbelikan.

"Jiwa dan tata kelola sepak bola bukanlah aset untuk diperdagangkan, terlebih lagi tanpa adanya transparansi mengenai siapa yang memperoleh keuntungan finansial. Tak satu pun dari kita adalah pemilik sepak bola. Sepak bola bukanlah milik FIFA untuk dijual," tulisnya.

Penolakan UEFA kemudian berkembang menjadi gerakan yang lebih luas. Setelah berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan, organisasi tersebut mengklaim semakin banyak pihak yang menyatakan keberatan terhadap proposal FIFA.

"Setelah berdiskusi dengan banyak pemangku kepentingan di seluruh dunia sepak bola, UEFA mengetahui terdapat penolakan yang signifikan dan terus berkembang terhadap skema FIFA tersebut," tulis UEFA dalam pernyataan lanjutan.

Baca Juga :
Ungkapan Suara Hati Neymar usai Putuskan Pensiun dari Timnas Brasil: Saya Mengakhiri di Sini
Reaksi Kaget Media Vietnam usai The Golden Stars Warriors Dapat Grup Mudah di FIFA ASEAN Cup 2026
Ikuti Jejak UEFA, AFC Nyatakan Sikap soal Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Truk Boks dan Motor Terbakar usai Bertabrakan di Jalur Yogyakarta–Magelang
• 21 jam lalu
0
thumb
BPBD Jabar: 93 Kecamatan Dilanda Kekeringan, Terparah Kabupaten Bekasi
• 8 jam lalu
0
thumb
Pelaku TPPO Jual Bayi Gia Demi Uang Rp 20 Juta Tetapi Malah Dilepas, Ada Apa?
• 5 jam lalu
0
thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 622, Hari Ini Kamis 30 Juli 2026: Mohan Pantang Menyerah Kejar Raisa, Rose Bikin Ken Gigit Jari
• 3 jam lalu
0
thumb
Istana Jelaskan Alasan Kenaikan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.