Komposisi Lini Depan Sangat Menentukan Eksistensi PSM Makassar di Super League, Manajemen Harus Selektif Datangkan Bomber Asing

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PSM Makassar harus semakin selektif dalam memburu pemain asing, khususnya untuk sektor lini depan. Ketajaman penyerang bakal menjadi salah satu faktor penting yang menentukan perjalanan Pasukan Ramang menghadapi Super League 2026/2027.

PSM sebelumnya harus merelakan salah satu pemain asing yang sempat dikaitkan dengan klub berbelok ke tim lain. Sosok tersebut adalah penyerang asal Spanyol, Adrian Dalmau.

Dalmau akhirnya resmi diperkenalkan sebagai pemain baru PSIM Yogyakarta. Klub promosi tersebut mengumumkan kedatangan sang striker melalui akun media sosial resmi mereka.

“Tungguan akhirnya berakhir. Potongan teka-teki yang hilang telah tiba. Era baru untuk garis depan kita dimulai sekarang.

Selamat datang striker baru kami. Mari kita tulis bab baru bersama!” tulis PSIM dalam unggahannya.

Sebelumnya, nama Dalmau memang sempat dikaitkan dengan PSM Makassar. Rumor tersebut beredar melalui akun media sosial yang mengikuti perkembangan bursa transfer Pasukan Ramang.

Salah satunya menyebut PSM selangkah lagi mendapatkan striker asal Spanyol yang sebelumnya bermain di kompetisi Polandia.

“Keterangan: RUMOR (possible to reach agreement). FYI: PSM selangkah lagi rekrut striker asal Spanyol dari klub dari liga Polandia. Jika berjalan lancar, kesepakatan segera terjalin,” tulis akun tersebut.

Namun, PSM akhirnya kalah bersaing dalam perburuan Dalmau. Pemain berusia 32 tahun itu memilih melanjutkan karier bersama PSIM.

Catatan Dalmau Jadi Pertimbangan

Dalmau sebenarnya memiliki pengalaman yang cukup panjang di kompetisi Eropa. Musim lalu, ia memperkuat Piast Gliwice di kompetisi kasta tertinggi Polandia.

Berdasarkan data yang beredar, Dalmau tampil dalam 18 pertandingan dengan total 677 menit bermain. Namun, kontribusinya di depan gawang belum terlalu menonjol karena hanya mencetak tiga gol.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa nama besar dan pengalaman bermain di Eropa belum tentu menjadi jaminan seorang penyerang langsung memberikan produktivitas tinggi di kompetisi Indonesia.

Karena itu, PSM perlu lebih cermat dalam menentukan bomber asing yang akan menjadi tumpuan lini depan.

Kebutuhan tersebut semakin penting karena PSM tidak hanya membutuhkan pemain untuk memenuhi kuota asing. Setiap pemain yang didatangkan harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan taktikal pelatih Darije Kalezic.

PSM Mulai Selektif, Stefan Baltic Jalani Trial

Setelah gagal mendapatkan Dalmau, PSM disebut mulai mengalihkan buruan ke pemain lain.

Nama Stefan Baltic kemudian muncul dalam radar Pasukan Ramang. Pemain asal Serbia tersebut dikabarkan akan menjalani trial terlebih dahulu sebelum mendapatkan kontrak bersama PSM.

Berdasarkan informasi yang beredar, Baltic merupakan pemain berusia 22 tahun yang dapat bermain sebagai penyerang sayap kiri.

Ia disebut akan tiba di Makassar untuk menjalani proses seleksi. Masa trial tersebut direncanakan berlangsung selama tiga pekan, dengan satu pekan di Makassar dan dua pekan berikutnya di Yogyakarta.

Musim lalu, Baltic memperkuat IMT Belgrade yang bermain di Serbian SuperLiga.

Langkah PSM memberikan kesempatan trial menjadi sinyal bahwa manajemen tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pemain asing.

Terlebih, manajemen sebelumnya telah menegaskan bahwa seluruh pemain yang masuk radar harus melewati proses evaluasi dan pemeriksaan sebelum diumumkan secara resmi.

Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin mengatakan tim pelatih terlebih dahulu akan mengevaluasi pemain yang sudah bergabung dalam latihan.

“Nanti di akhir Juli sebelum kita berangkat ke Jogja, pelatih akan melakukan evaluasi, struktur itu kita akan punya hanya 20 atau 21 yang sesuai,” kata Fajrin.

Jika masih terdapat kekurangan setelah evaluasi, manajemen baru akan kembali bergerak untuk mengisi slot pemain asing maupun lokal.

“Maka kita akan bekerja lagi untuk sisa slot pemain asing atau lokal itu kita akan maksimalkan,” tuturnya.

Luka Bulatovic Jadi Opsi di Sektor Sayap

Selain Stefan Baltic, PSM juga kembali dikaitkan dengan pemain asing asal Serbia lainnya, Luka Bulatovic.

Winger berusia 27 tahun tersebut disebut telah mencapai kesepakatan dengan PSM dan diproyeksikan mengisi sektor sayap yang ditinggalkan Sheriddin Boboev.

Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari manajemen PSM mengenai transfer tersebut.

Jika benar bergabung, Bulatovic dapat memberikan alternatif baru bagi Kalezic di sektor sayap.

Pemain kelahiran Beograd itu dikenal memiliki kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberanian melakukan duel satu lawan satu. Ia juga mampu melakukan pergerakan ke dalam sebelum melepaskan tembakan.

Produktivitasnya terlihat ketika memperkuat Pelister Bitola pada musim 2025/2026.

Berdasarkan data yang dikutip dari Transfermarkt, Bulatovic tampil dalam 34 pertandingan di seluruh kompetisi dengan mencetak 10 gol dan empat assist.

Ia juga memiliki fleksibilitas karena dapat bermain di kedua sisi sayap maupun sebagai gelandang serang.

Karakter tersebut memberikan opsi tambahan bagi Kalezic dalam membangun variasi serangan PSM.

Kuota Asing Bukan Sekadar Jumlah

PSM memang telah menyatakan keinginan untuk memaksimalkan kuota pemain asing pada musim 2026/2027.

Fajrin sebelumnya menyebut PSM masih memiliki sejumlah slot yang akan diisi secara bertahap.

“Kita kan berusaha memaksimalkan kuota asing yang kita miliki. Ini pemain kita kan baru ada empat yang lanjut, terus ada beberapa tambahan, ya mungkin tiga atau empat tambahan lagi,” ujarnya.

PSM sejauh ini telah memastikan sejumlah pemain asing, yakni Victor Luiz, Aloisio Neto Soares, Dusan Lagator, dan Luka Cumic.

Selain itu, Stefan Jetkovski telah mengikuti latihan meski belum diperkenalkan secara resmi. Nama Sergio Aguero dan Navarone Chesney Kai Foor juga disebut masuk dalam rencana perekrutan.

Dengan sejumlah nama tersebut, PSM semakin dekat dengan target memaksimalkan kuota pemain asing.

Namun, jumlah bukan satu-satunya persoalan.

Kualitas dan kesesuaian pemain dengan kebutuhan tim justru menjadi hal yang lebih penting. Apalagi PSM harus membangun skuad yang mampu bersaing sepanjang musim, bukan hanya mengandalkan nama besar atau rekam jejak pemain.

Fajrin menegaskan bahwa manajemen memilih menyelesaikan seluruh proses administrasi dan pemeriksaan medis sebelum memperkenalkan pemain kepada publik.

“PSM mau semua persoalan administrasi selesai dulu baru kami umumkan,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pemain yang diperkenalkan benar-benar sudah memenuhi seluruh persyaratan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Lini Depan Jadi Titik Krusial

Bagi PSM, komposisi lini depan menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar menjelang musim baru.

Kehadiran pemain seperti Luka Bulatovic, jika benar terealisasi, memang bisa memberikan tambahan daya gedor dari sisi sayap. Namun, PSM tetap membutuhkan sosok yang mampu menjadi tumpuan utama dalam mencetak gol.

Kegagalan mendapatkan Dalmau juga seharusnya tidak membuat manajemen terburu-buru memilih pengganti.

Justru, momentum tersebut dapat menjadi kesempatan bagi PSM untuk memastikan pemain yang didatangkan benar-benar memiliki karakter yang dibutuhkan Kalezic.

Apalagi, persaingan Super League 2026/2027 diprediksi semakin ketat. PSM harus berhadapan dengan klub-klub yang juga aktif memperkuat skuad, termasuk Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Borneo FC, hingga Bhayangkara FC.

Dalam situasi tersebut, ketajaman lini depan bisa menjadi pembeda.

PSM tidak cukup hanya memiliki banyak pemain asing. Pasukan Ramang membutuhkan legiun asing yang mampu memberikan kontribusi nyata, menciptakan peluang, mencetak gol, sekaligus bekerja sesuai dengan sistem permainan yang dibangun Kalezic.

Karena itu, setiap rekrutan asing di sektor serang harus benar-benar melalui proses seleksi yang ketat.

Jika keputusan tersebut tepat, PSM bisa memiliki fondasi lini depan yang kuat untuk mengarungi musim baru. Namun jika salah memilih, persoalan produktivitas bisa kembali menjadi hambatan bagi Pasukan Ramang dalam menjaga eksistensinya di papan atas Super League.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Polisi Bongkar Dugaan Tempat Asusila Berkedok Spa di Seminyak Bali
• 15 jam lalu
0
thumb
Saatnya Negara Peduli Mewujudkan Impian PPPK & P3K PW Jadi PNS, Bisa Jadi Kado HUT RI
• 19 jam lalu
0
thumb
Endang Yustika Disorot Gegara Polemik, Pakar Nama Ungkap Sisi Tak Terduga
• 10 jam lalu
0
thumb
Episode Terakhir Lautan Cinta Tembus 3 Besar Rating, Jadi Sinetron Nomor 1 SCTV
• 13 jam lalu
0
thumb
Intip Kisah UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Besarkan Usaha Gula Merah
• 17 jam lalu
0
Berhasil disimpan.