Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh aparat sipil negara (ASN) dan pegawai BUMN untuk mengalokasikan waktu untuk membersihkan lingkungan setiap pagi guna menciptakan kota yang bersih di Indonesia.
"Dirut-dirut BUMN anak buah ribuan, perintahkan pagi-pagi satu jam tiap pagi membersihkan lingkungan. ASN di semua pemda, keluar satu jam atau dua jam tiap pagi bersihkan, nanti kita kasih insentif," kata Presiden pada acara Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Batang, Jawa Tengah, Kamis.
Instruksi tersebut disampaikan Presiden Prabowo sebagai bagian dari gerakan nasional untuk membenahi tata kelola sampah dan keindahan permukiman masyarakat di seluruh wilayah tanah air.
Baca juga: Prabowo pimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang
Menurut Presiden, kebersihan kawasan permukiman maupun fasilitas umum merupakan bagian integral dari kehormatan bangsa yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat serta pemerintah.
"Sampah adalah kehormatan bangsa, tidak boleh bangsa Indonesia jorok, tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok. Ini tantangan kita semua," kata Presiden.
Pemerintah juga sedang menyiapkan skema pemberian dana insentif bagi daerah yang berhasil menjaga kebersihan wilayahnya secara konsisten melalui perlombaan tata kota terbersih.
Baca juga: Mendagri: Presiden sudah ingatkan agar kepala daerah tidak korupsi
Pemerintah berencana mengalokasikan insentif berupa dana pembangunan puluhan miliar rupiah bagi kota-kota yang berhasil masuk dalam kategori terbersih.
"Kita kasih nanti insentif kota terbersih, malah kita kasih kalau bisa Rp20 miliar lima kota terbersih, lima kota yang di bawahnya Rp10 miliar," ucap Prabowo.
Langkah ini diharapkan dapat menggerakkan seluruh pimpinan daerah hingga tingkat RT dan RW untuk secara aktif turun tangan memimpin aksi kebersihan lingkungan.
Baca juga: Prabowo tiba di Batang langsung cek kondisi rumah subsidi warga
"Dirut-dirut BUMN anak buah ribuan, perintahkan pagi-pagi satu jam tiap pagi membersihkan lingkungan. ASN di semua pemda, keluar satu jam atau dua jam tiap pagi bersihkan, nanti kita kasih insentif," kata Presiden pada acara Akad Massal KPR Sejahtera FLPP di Batang, Jawa Tengah, Kamis.
Instruksi tersebut disampaikan Presiden Prabowo sebagai bagian dari gerakan nasional untuk membenahi tata kelola sampah dan keindahan permukiman masyarakat di seluruh wilayah tanah air.
Baca juga: Prabowo pimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang
Menurut Presiden, kebersihan kawasan permukiman maupun fasilitas umum merupakan bagian integral dari kehormatan bangsa yang harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat serta pemerintah.
"Sampah adalah kehormatan bangsa, tidak boleh bangsa Indonesia jorok, tidak boleh ada kota di Indonesia yang jorok. Ini tantangan kita semua," kata Presiden.
Pemerintah juga sedang menyiapkan skema pemberian dana insentif bagi daerah yang berhasil menjaga kebersihan wilayahnya secara konsisten melalui perlombaan tata kota terbersih.
Baca juga: Mendagri: Presiden sudah ingatkan agar kepala daerah tidak korupsi
Pemerintah berencana mengalokasikan insentif berupa dana pembangunan puluhan miliar rupiah bagi kota-kota yang berhasil masuk dalam kategori terbersih.
"Kita kasih nanti insentif kota terbersih, malah kita kasih kalau bisa Rp20 miliar lima kota terbersih, lima kota yang di bawahnya Rp10 miliar," ucap Prabowo.
Langkah ini diharapkan dapat menggerakkan seluruh pimpinan daerah hingga tingkat RT dan RW untuk secara aktif turun tangan memimpin aksi kebersihan lingkungan.
Baca juga: Prabowo tiba di Batang langsung cek kondisi rumah subsidi warga






Komentar (0)