Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kereta api merupakan instrumen penting dalam mewujudkan demokrasi ekonomi karena memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
Presiden Prabowo menyampaikan hal tersebut saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis.
“Kereta api memberi manfaat kepada rakyat banyak, terutama rakyat yang berpenghasilan rendah. Kereta api adalah instrumen ekonomi rakyat. Kereta api adalah instrumen sesungguhnya daripada demokratisasi ekonomi,” ungkap Presiden Prabowo.
Ia mengatakan kereta api memiliki peran strategis tidak hanya sebagai moda transportasi, tetapi juga sebagai instrumen logistik yang efisien dan ekonomis di tengah perkembangan bangsa.
Menurutnya, keberadaan kereta api menjadi bagian penting dalam pemerataan ekonomi karena mampu melayani masyarakat secara luas dengan biaya yang terjangkau.
Presiden menegaskan penyelenggaraan layanan kereta api tidak boleh semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi harus mengedepankan fungsi pelayanan publik.
Prabowo mengingatkan pengembangan jaringan perkeretaapian nasional menghadapi tantangan ketika pembangunan lebih berfokus pada kereta berkecepatan tinggi yang berpotensi mengabaikan kebutuhan daerah-daerah kecil.
Ia meminta pengembangan perkeretaapian dilakukan secara menyeluruh dengan menyeimbangkan modernisasi, kemajuan teknologi, dan pemerataan layanan bagi masyarakat.
“Kereta api Indonesia harus benar-benar berpikir, utuh, komprehensif. Kita mengejar modernisasi, kita mengejar teknologi, tapi ingat, teknologi, semua sarana adalah untuk melayani rakyat,” tegasnya.




Komentar (0)