BRI perkuat kerangka transformasi guna optimalkan peran Danantara

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat kerangka transformasi bisnis perusahaan untuk mengoptimalkan peran Danantara Indonesia terhadap perekonomian nasional.

“Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BRI memastikan setiap langkah transformasi tidak hanya menghasilkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, tetapi juga memperluas kontribusi terhadap ekonomi kerakyatan,” kata Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Transformasi tersebut dirangkum melalui BRIvolution Reignite yang bertumpu pada dua pilar utama.

Pertama, pilar Transform the Funding Franchise yang diarahkan untuk memperkuat struktur pendanaan BRI agar semakin efisien, stabil, dan berbasis dana murah melalui penguatan CASA serta peningkatan kapabilitas transaction banking.

Baca juga: Danantara Housing Expo 2026 mudahkan akses hunian bagi masyarakat

Kedua, pilar Revamp Existing Core and Build New Core yang difokuskan untuk memperkuat penyaluran kredit mikro (bisnis inti) sekaligus membangun mesin pertumbuhan consumer banking (sumber pertumbuhan baru) yang mampu menjawab kebutuhan nasabah dan dinamika industri.

Hery menyebut BRIvolution Reignite dirancang untuk memastikan BRI mampu tumbuh makin sehat, efisien, dan berdaya saing, sekaligus tetap konsisten menjalankan perannya sebagai bank yang berpihak pada ekonomi kerakyatan.

“Transformasi ini menjadi bagian dari komitmen BRI untuk menghadirkan value creation yang semakin besar sejalan dengan arah strategis Danantara Indonesia,” ujarnya.

Sebagai catatan, per triwulan I-2026, total aset BRI Group tumbuh 7,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp2.250 triliun, sementara kredit dan pembiayaan meningkat 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun.

Pada periode yang sama, laba bersih konsolidasi perseroan tercatat sebesar Rp15,5 triliun.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4 persen secara tahunan, yang turut mendorong penurunan cost of fund dari 2,98 persen pada triwulan I-2025 menjadi 2,33 persen pada triwulan I-2026.

Sementara pada sisi intermediasi, BRI telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp103,81 triliun kepada 2 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) per Juni 2026. Di samping itu, penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi BRI telah mencapai Rp18,39 triliun kepada lebih dari 134 ribu debitur.

Baca juga: Jadi motor utama Program 3 Juta Rumah, pemerintah apresiasi kinerja BRI salurkan KUR Perumahan

Dengan kerangka transformasi BRIvolution Reignite, BRI menargetkan dapat memperkuat kinerja perseroan sekaligus memastikan setiap pertumbuhan yang dicapai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

“BRI optimistis dapat terus menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,” tuturnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PN Jakarta Pusat Pastikan Penyimpanan Aset Eks Hotel Sultan Berjalan Sesuai Prosedur Hukum
• 23 jam lalu
0
thumb
PSMS Gagal Bikin Kejutan di Piala Presiden 2026, Eko Purdjianto Melihat Sinyal Positif
• 2 jam lalu
0
thumb
Trump Ingin Tarif Mitra Dagang Iran Ditambah ke RUU Lindsey Graham
• 9 jam lalu
0
thumb
Lahan Sekolah Rakyat Kabupaten Landak Penuhi Syarat, Target Dibangun Oktober
• 21 jam lalu
0
thumb
TOK! MK Putuskan Dana Pendidikan Tak Boleh Lagi Dipakai untuk MBG Mulai APBN 2028
• 2 menit lalu
0
Berhasil disimpan.