Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup menguat 0,93 persen atau bertambah 56,57 poin ke posisi 6.147,96 pada akhir sesi I. Kinerja tersebut menunjukkan tren positif setelah indeks dibuka di level 6.110,28 dan terus bergerak di zona hijau hingga menjelang jeda perdagangan.
Sepanjang sesi I, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di posisi 6.168,57 atau menguat sekitar 1,20 persen. Sementara itu, level terendah yang sempat dicapai berada di posisi 6.106,55. Posisi tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level 6.091,39.
Aktivitas perdagangan saham juga berlangsung cukup ramai. Hingga penutupan sesi I, volume transaksi tercatat mencapai 14,19 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp6,51 triliun. Sementara frekuensi perdagangan telah menembus 1.001.073 kali transaksi.
Mayoritas Saham Berakhir di Zona HijauPenguatan IHSG pada sesi pertama turut diikuti mayoritas saham yang bergerak positif. Tercatat sebanyak 468 saham menguat, sementara 167 saham mengalami penurunan dan 148 saham lainnya ditutup stagnan.
Indeks saham unggulan LQ45 juga mencatatkan performa positif. Hingga akhir sesi I, indeks tersebut naik 1,35 persen sehingga mencerminkan penguatan saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi penopang utama pergerakan pasar.
Dominasi saham yang berada di zona hijau memperlihatkan sentimen positif masih mewarnai perdagangan hingga jeda siang. Pergerakan tersebut turut menjaga IHSG tetap berada di jalur penguatan sepanjang sesi pertama.
Saham Konglomerasi Bergerak VariatifDi tengah menguatnya IHSG, sejumlah saham yang berada di bawah grup konglomerasi mencatatkan pergerakan yang cukup beragam.
Salah satu yang menjadi sorotan datang dari PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) atau KFC Indonesia. Emiten yang berada di bawah Grup Salim tersebut melonjak hingga menyentuh Auto Reject Atas (ARA) dengan kenaikan 25 persen ke level Rp340 per saham.
Sementara itu, dari kelompok emiten Grup Bakrie, PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) menjadi saham dengan penguatan terbesar. Saham MDIA melesat 16,15 persen ke posisi Rp151 per saham hingga penutupan sesi I.






Komentar (0)