Kementerian Pertanian Salurkan Lima Unit Combine Harvester Besar, Perkuat Brigade Pangan di Pinrang

terkini.id
4 jam lalu
Cover Berita

Terkini.Id, Pinrang – Kementerian Pertanian Republik Indonesia terus memperkuat upaya percepatan swasembada pangan nasional melalui penguatan mekanisasi pertanian. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui penyaluran bantuan Combine Harvester Besar (CHB) kepada Brigade Pangan di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Penyerahan bantuan berlangsung pada Rabu (29/7) pukul 10.00 WITA di Gudang Kelurahan Laleng Bata, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2026 yang bertujuan meningkatkan efisiensi usaha tani sekaligus memperkuat pelayanan mekanisasi pertanian di tingkat lapangan.

Sebanyak lima unit Combine Harvester Besar (CHB) diserahkan kepada lima Brigade Pangan calon penerima bantuan, yakni Brigade Pangan Pelita, Brigade Pangan Nusantara, Brigade Pangan Madeceng, Brigade Pangan Generasi Lasinrang, dan Brigade Pangan Duppa Mata.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Pinrang, Andi Sinapati Rudy,  kepada masing-masing koordinator Brigade Pangan. Prosesi penyerahan turut disaksikan oleh Penanggung Jawab Brigade Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Sartika Juwita, selaku Plt. Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa.

Penyaluran Combine Harvester Besar menjadi salah satu bentuk komitmen Kementerian Pertanian dalam mempercepat modernisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Keberadaan mesin panen modern ini diharapkan mampu mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil (harvest losses), menekan biaya operasional, serta meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani.

Menteri Pertanian menegaskan bahwa modernisasi pertanian merupakan strategi utama dalam meningkatkan daya saing sektor pertanian nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

“Kementerian Pertanian terus mendorong percepatan mekanisasi pertanian agar proses budidaya hingga panen semakin efisien. Penguatan Brigade Pangan melalui dukungan alsintan modern menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional,” tegas Menteri Pertanian.

Sejalan dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa Brigade Pangan memiliki peran strategis sebagai ujung tombak modernisasi pertanian melalui penerapan inovasi dan mekanisasi di tingkat lapangan.

“Brigade Pangan merupakan penggerak utama modernisasi pertanian sekaligus pilar penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar Idha.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menjelaskan, Brigade Pangan menjadi bagian penting dari program percepatan swasembada pangan. Kelompok ini diharapkan mampu mengelola lahan secara profesional dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern sehingga dapat meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas, dan kesejahteraan petani.

Plt. Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita yang menyaksikan penyerahan bantuan CHB berharap bantuan yang diserahkan dimanfaatkan dengan baik sehingga meningkatkan produktivitas dan menekan biaya produksi.

“Bantuan Combine Harvester Besar ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Brigade Pangan sehingga pelayanan panen kepada petani menjadi lebih cepat, efisien, dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pinrang. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Brigade Pangan menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan,” ujarnya.

Melalui penyaluran bantuan alsintan ini, Kementerian Pertanian berharap kapasitas Brigade Pangan semakin kuat dalam mendukung mekanisasi pertanian di tingkat lapangan. Optimalisasi pemanfaatan Combine Harvester Besar diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi panen, tetapi juga memperkuat keberlanjutan produksi pangan nasional sebagai fondasi menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sarwendah Akui Pernah Datang ke Gunung Kawi, Untuk Lakukan Pesugihan?
• 4 jam lalu
0
thumb
Ekonom: 30% Tekanan Rupiah Bersumber dari Luar Negeri
• 40 menit lalu
0
thumb
4 Shio yang Tiba-tiba Dapat Rezeki Nomplok pada 31 Juli 2026, Anjing Paling Untung
• 10 jam lalu
0
thumb
IHSG Ditutup Naik 1,56%, Menuju Level 6.200
• 5 menit lalu
0
thumb
Hati-Hati Timnas Indonesia, Singapura Berpeluang Jadi Tim Pertama Grup A yang Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026
• 21 jam lalu
0
Berhasil disimpan.