Pramono Ungkap Biang Kerok Proyek SDN Cipete Utara 01 Molor Hampir Setahun

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap penyebab pembangunan gedung SDN Cipete Utara 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel), molor hingga hampir satu tahun. Menurutnya, keterlambatan terjadi karena adanya perubahan rencana proyek dari pembangunan sekolah menjadi gedung mixed use bertingkat.

Pramono mengatakan, proyek tersebut pada awalnya hanya direncanakan untuk membangun gedung baru SDN Cipete Utara 01 dengan empat lantai. Namun, di tengah proses perencanaan muncul usulan agar bangunan diubah menjadi gedung mixed use setinggi sekitar 20 lantai.

"Problem utama di SDN 1 Cipete adalah ketika di awal perencanaannya untuk SD dengan tingkat empat tingkat. Kemudian dalam perjalanan berubah menjadi mixed use, dibangun ke atas kurang lebih menjadi 20 tingkat," kata Pramono di TPS 3R Menteng Atas, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2026).

Baca juga: DKI Targetkan Pembangunan SDN Cipete Utara 01 Rampung September 2026
Gubernur DKI Pramono Anung mengungkap pembangunan gedung SDN Cipete Utara 01 molor hingga hampir satu tahun karena adanya perubahan rencana proyek dari pembangunan sekolah menjadi gedung mixed use bertingkat 20 lantai. (Belia/detikcom)

Ia mengatakan perubahan konsep tersebut membuat proyek berjalan tidak menentu. Akhirnya waktu pengerjaan pembangunan pun molor.

"Dan dalam perjalanan maju-mundur, maju-mundur, maju-mundur dan enggak jadi, sehingga ada pembangunan yang terbengkalai," lanjutnya.

Karena itu, Pramono mengaku telah memanggil kepala dinas pendidikan (kadisdik) DKI Jakarta beserta jajaran terkait. Ia meminta agar pembangunan gedung sekolah diprioritaskan untuk segera dituntaskan, sedangkan rencana pembangunan mixed use dibahas belakangan.

"Kemarin saya sudah memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan jajaran terkait yang berkaitan dengan ini. Saya minta untuk segera diselesaikan untuk SD-nya dulu," ucapnya.

Baca juga: Pramono Bakal Revitalisasi 11 Sekolah Tahun Ini, Termasuk SDN Kebayoran Lama




(bel/jbr)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Honda Cuma Jual 100 Unit Super-One di Indonesia
• 6 jam lalu
0
thumb
Induk Gojek-GoPay Cetak Laba Bersih di Kuartal 2
• 10 jam lalu
0
thumb
Anggota KPU RI Disanksi Peringatan Keras Buntut Naik Heli Lantik KPPS
• 18 jam lalu
0
thumb
PSEL Legok Nangka Dibangun, 2.131 Ton Sampah Diolah per Hari
• 5 jam lalu
0
thumb
Beda Sikap Febri Diansyah vs Saut Situmorang soal Pengusutan Kasus Eks Jampidsus Febrie | SATU MEJA
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.