Mentan Amran Sulaiman Ungkap Penipuan Beras Premium, Kerugian Hampir Rp100 Triliun

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman saat meninjau stok beras di gudang Bulog Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). (Sumber: ANTARA/Harianto)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap kerugian akibat praktik penjualan beras premium yang tidak sesuai standar diperkirakan sebesar Rp98 triliun hingga Rp100 triliun. 

Amran menjelaskan, pemerintah menemukan banyak beras yang dipasarkan sebagai beras premium, tetapi kualitasnya berada di bawah standar yang telah ditetapkan.

"Kami telah melaporkan 212 merek. Jangan melakukan pengalihan isu dari penipuan menjadi isu satu perusahaan untung Rp2 triliun. Fokus pada kejahatannya," kata Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Baca Juga: Presiden Prabowo: Kalau Petani Nggak Boleh Dapat Penghasilan Tinggi, Suruh Tanam Padi Sendiri!

Berdasarkan hasil pengujian, banyak beras yang dijual sebagai premium tidak memenuhi ketentuan mutu pemerintah. Padahal, beras premium memiliki standar tertentu, seperti kadar air maksimal 14 persen dan batas beras patah maksimal 15 persen.

"Yang terjadi adalah beras kualitas di bawah standar dijual sebagai premium. Saya analogikan, kalau menjual emas mengaku 24 karat padahal 18 karat, itu namanya apa? Penipuan," ujarnya dikutip dari Breaking News Kompas TV

"Nah, total kerugian Rp98 triliun, kita hitung detail itu Rp99 triliun, kurang lebih Rp100 triliun," ucapnya. 

Baca Juga: BGN Larang SPPG Pakai MinyaKita, Gas Melon, sampai Beras SPHP, Sudaryono: Kalau Bandel, Kita Tutup

Amran menyebut pemerintah telah menyerahkan temuan tersebut kepada Satgas Pangan dan aparat penegak hukum. Hingga saat ini telah terdapat 38 perkara dengan 39 tersangka terkait kasus pangan, disertai barang bukti sekitar 373,1 ton yang sebagian telah memasuki tahap P-21 dan proses persidangan.

Selain menindak pelaku di luar pemerintah, Kementerian Pertanian juga melakukan penindakan terhadap oknum internal yang diduga terlibat pelanggaran.

Penulis : Dina Karina Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • menteri pertanian amran sulaiman
  • penipuan beras premium
  • kerugian penipuan beras premium
  • mafia beras
Selengkapnya


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Disinggung Kepemilikan Emas 74 Kg, Kuasa Hukum Febrie: Siapa Pemilik Sebenarnya? | SATU MEJA
• 16 jam lalu
0
thumb
PGN Bangun Rantai Nilai Ekonomi Sirkular, 871 Kg Sampah Plastik Diolah Jadi Produk Bernilai Jual
• 13 jam lalu
0
thumb
Hasil Piala Presiden 2026: Persebaya Singkirkan PSMS, Bajul Ijo Segel Tiket Semifinal
• 19 jam lalu
0
thumb
Ragam Kendaraan Terbaru Ditampilkan dalam GIIAS 2026
• 17 jam lalu
0
thumb
IHSG Potensi Melemah Lagi Usai Merah 6 Hari Beruntun, INCO hingga BBCA Dijagokan
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.