JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terbentuknya Bibit Siklon Tropis 94W di wilayah monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.
Berdasarkan pembaruan pada Kamis, 30 Juli 2026 pukul 07.00 WIB, bibit siklon tersebut berada di Samudra Pasifik utara Papua dan masih terus dipantau perkembangannya.
BMKG menyebut Bibit Siklon Tropis 94W terbentuk pada 29 Juli 2026 pukul 07.00 WIB. Meski demikian, sistem cuaca tersebut diprediksi memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Selain itu, Bibit Siklon Tropis 94W diperkirakan bergerak ke arah barat selama periode 24 jam mendatang.
Baca Juga: Cara Daftar Bansos Digital BPNT dan PKH 2026 Secara Mandiri Melalui Portal Perlinsos
Meskipun peluang berkembang menjadi siklon tropis masih rendah, BMKG mengingatkan adanya dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan Indonesia hingga 31 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.
Dampak utama yang diperkirakan terjadi adalah peningkatan tinggi gelombang laut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter atau masuk kategori moderate sea.
Wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang setinggi 1,25–2,5 meter meliputi:
- Laut Sulawesi bagian timur.
- Perairan Kepulauan Sangihe hingga Talaud.
- Laut Maluku.
- Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, dan pengguna transportasi laut di wilayah tersebut agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan kondisi cuaca dan gelombang.
Baca Juga: Waspada El Nino Intensitas sangat Kuat, BMKG Minta Pemerintah dan Masyarakat Lakukan Langkah Ini
Posisi Bibit Siklon Tropis 94WPenulis : Dian Nita Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- Bibit Siklon Tropis 94W
- gelombang tinggi
- perairan
- bmkg






Komentar (0)