Ambil Alih Teras Cihampelas, Dedi Mulyadi Segera Bongkar Aset Peninggalan Ridwan Kamil

rctiplus.com
7 jam lalu
Cover Berita
Ambil Alih Teras Cihampelas, Dedi Mulyadi Segera Bongkar Aset Peninggalan Ridwan KamilNasional | inews | Kamis, 30 Juli 2026 - 09:21

BANDUNG, iNews.id – Teras Cihampelas resmi diserahkan Pemerintah Kota Bandung kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk ditata ulang melalui proses pembongkaran dan revitalisasi kawasan. Penyerahan seluruh aset Teras Cihampelas dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Kamis (30/7/2026).

Langkah tersebut menjadi awal kolaborasi kedua pemerintah dalam menata kembali salah satu kawasan ikonik di Kota Bandung yang dibangun pada era pemerintahan Ridwan Kamil.

Penataan ulang diharapkan dapat membuat kawasan Cihampelas kembali aman, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan. Selain itu, pemerintah ingin menghidupkan kembali potensi ekonomi di sepanjang Jalan Cihampelas.

Pemprov Jabar kini mulai menyiapkan seluruh dokumen dan perangkat administratif yang diperlukan. Setelah proses tersebut selesai, pemerintah akan membuka lelang pembongkaran struktur pedestrian melayang Teras Cihampelas.

Baca Juga:Surat Putusan Nadiem Kasus Korupsi Chromebook Setebal 1.146 Halaman

Dedi Mulyadi mengatakan, pengambilalihan aset tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan Cihampelas sebagai pusat industri kreatif, mode, dan kunjungan wisatawan.

"Dan sekarang Teras Cihampela telah diserahkan ke pemerintah provinsi, selanjutnya kami akan lakukan penataan administrasi untuk membenahi Cihampelas seperti dulu menjadi pusat industri kreatif, mode dan kunjungan mancanegara," ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, pembongkaran akan dilakukan melalui mekanisme lelang karena material yang terdapat pada bangunan tersebut masih memiliki nilai ekonomi.

"Nanti kami siapkan perangkat administratifnya dan nanti kami buatkan lelang. Lelang pembongkaran, kan itu ada nilainya. Nanti siapa yang paling mahal, dia berhak membongkarnya," katanya.

Proses administrasi dan verifikasi aset ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Setelah itu, pembongkaran serta penataan kawasan yang ditarget tuntas pada Oktober.

"Target kami untuk persiapan administrasinya sebulan ini bisa selesai, segala macam, Oktober sudah bersih," ucapnya.

Baca Juga:AHY Hadiri Kampanye Nasional Grab, Dorong Percepatan Tranformasi Transportasi Ramah Lingkungan

Penataan kawasan Cihampelas nantinya tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur. Pemerintah juga akan menyiapkan konsep untuk menghidupkan kembali kegiatan pelaku usaha, sektor kuliner, industri kreatif, mode, dan pariwisata.

Teras Cihampelas sebelumnya dibangun sebagai ruang bagi pejalan kaki dan pedagang. Namun, dalam perkembangannya, kawasan pedestrian melayang tersebut dinilai tidak lagi berfungsi optimal serta semakin sepi dari aktivitas pedagang dan wisatawan.

Melalui pengambilalihan aset ini, Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar berharap proses penataan Cihampelas dapat berjalan lebih cepat dan terintegrasi.

#jabar

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
GIIAS 2026 Jadi Panggung Perdana Debut Mobil Sport Nissan di Asean
• 4 jam lalu
0
thumb
Mooncake Festival, Tradisi yang Menyatukan Keluarga dan Lintas Budaya
• 1 jam lalu
0
thumb
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Timor Leste di Piala AFF 2026: Peluang Ragnar Oratmangoen dan Jordi Amat Starter
• 16 jam lalu
0
thumb
Kenangan Beri Tips buat Pemilik Bisnis Kuliner yang Kesulitan Kelola Dokumen
• 14 menit lalu
0
thumb
Kejagung Mutasi Besar-besaran, Ini Daftar 90 Kajari yang Diganti
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.