JAKARTA, KOMPAS.com – Indonesia resmi memasuki fase El Nino kuat. Bagi warga Jakarta dan sekitarnya, fenomena tersebut bukan sekadar penanda musim kemarau yang lebih panjang, tetapi juga menjadi pengingat untuk mulai mengantisipasi dampaknya terhadap kesehatan.
Di tengah potensi meningkatnya suhu udara, debu, dan polusi, praktisi kesehatan masyarakat dr Ngabila Salama mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu tubuh memberi sinyal kelelahan sebelum mulai menjaga diri.
"Yang paling penting adalah jangan menunggu haus untuk minum. Biasakan minum 3-4 liter air putih per hari, atau cara mudahnya satu gelas sebelum dan sesudah setiap waktu salat sehingga kebutuhan cairan lebih terjaga," kata Ngabila kepada Kompas.com, melalui pesan singkat pada Rabu (29/7/2026).
Baca juga: Indonesia Sudah Masuk El Nino Kuat, Apa yang Harus Dilakukan Warga?
Menurut Ngabila, rasa haus merupakan tanda awal tubuh mulai mengalami kekurangan cairan.
Karena itu, menjaga hidrasi menjadi langkah paling sederhana sekaligus paling penting selama musim kemarau, terutama ketika fenomena El Nino berpotensi membuat cuaca lebih panas dan kering.
Selain mencukupi kebutuhan cairan, masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat matahari berada pada intensitas tertinggi, yakni pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.
"Hindari aktivitas luar ruangan pada pukul 10.00-15.00 karena paparan sinar matahari sedang paling tinggi," ujarnya.
Apabila harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat disarankan untuk menggunakan perlindungan seperti payung atau topi, kacamata hitam, tabir surya, pakaian berwarna terang yang menyerap keringat, serta alas kaki yang nyaman.
Penggunaan masker juga tetap penting. Selain cuaca yang lebih panas, El Nino dapat memperburuk kualitas udara akibat meningkatnya debu dan polusi.
"Pakai masker KN95 atau KF94 lebih bagus untuk mencegah paparan polusi udara PM2.5," katanya.
Baca juga: Indonesia Masuk Fase El Nino Kuat, Bagaimana Cuaca Jakarta 5 Hari ke Depan?
Ngabila juga menganjurkan masyarakat memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung banyak air, serta segera beristirahat dan minum apabila mulai merasakan pusing, lemas, atau sangat haus sebagai tanda awal dehidrasi.
"Perbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung air, serta segera beristirahat dan minum bila mulai merasa pusing, lemas, atau sangat haus sebagai tanda awal dehidrasi," ujarnya.
El Nino menguat, risiko ikut meningkatImbauan tersebut disampaikan setelah Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani memastikan Indonesia telah memasuki kategori El Nino kuat.
"Untuk saat ini kondisinya sudah masuk ke El Nino kuat," ujar Faisal usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Menurut Faisal, El Nino terjadi ketika suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat lebih dari 0,5 derajat celsius dari kondisi normal.






Komentar (0)