Nasib 13 Ribu SPPG Menggantung, Zulhas Minta Stop Demo MBG: Gak Usah Datang Lagi

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nasib ribuan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum mendapat kepastian akhirnya mendapat perhatian pemerintah.

Di tengah gelombang protes dari para mitra penyedia dapur, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan pemerintah tengah menyiapkan skema penyelesaian bagi lebih dari 13.000 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Seiring proses tersebut, Zulhas meminta para mitra tidak lagi menggelar aksi demonstrasi. Menurutnya, pemerintah akan segera mengumumkan langkah penyelesaian sehingga para penyedia dapur diharapkan bersabar menunggu keputusan resmi.

"Para teman-teman yang bergerak di bidang ini kalau sudah membaca pengumuman nanti harap memahami. Jadi nggak usah datang lagi, demo lagi ya," kata Zulkifli saat konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: MBG Diklaim Boros Rp10,5 Triliun per Tahun, Bos BGN Angkat Tangan: Saya Gak Ada...

Zulhas menjelaskan, pemerintah menargetkan penyelesaian terhadap ribuan titik dapur MBG tersebut dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu satu hingga dua bulan.

Prioritas pertama akan diberikan kepada dapur MBG yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah yang masih memiliki angka stunting tinggi.

"Kita bagi dua, yang daerah tertinggal, yang stunting-nya tinggi. Kalau dapat kartu merah itu prioritas, misalnya Papua Pegunungan, NTT. Ini kita akan selesaikan sebulan ini. Nah, sebagian besar itu kita perlu waktu dua bulan. Itu ada di Sumatera, ada di Jawa," ujar Zulhas.

Ia mengungkapkan, hingga kini terdapat lebih dari 13.000 titik SPPG yang statusnya masih menunggu kepastian. Kondisinya pun beragam, mulai dari dapur yang sudah selesai dibangun, hampir rampung, hingga yang masih dalam tahap pengerjaan.

Baca Juga: Hari-hari Pejabat Kena OTT, DPR: Biaya Politik Selangit, Gajinya Kecil

"Tadi ada titik baru jumlahnya 13.000 lebih. Yang banyak protes itu ada 13.000 lebih, karena sudah ada yang dibangun, ada yang sudah jadi, ada yang baru 80 persen. Itu nasibnya bagaimana?" katanya.

Meski memastikan penyelesaian tengah disiapkan, Zulhas belum mengungkap secara rinci bentuk kebijakan yang akan diterapkan pemerintah terhadap ribuan dapur MBG tersebut.

"Bentuknya apa? Nanti kita akan jelaskan berikutnya," kata dia.

Pernyataan Zulhas muncul di tengah desakan sejumlah mitra penyedia dapur MBG yang sebelumnya meminta kejelasan mengenai kelanjutan operasional program. Pemerintah kini menargetkan seluruh persoalan tersebut dapat diselesaikan secara bertahap agar pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai rencana.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Sudaryono Sebut 40% Penduduk Miskin-Rentan Kekurangan Kalori & Protein
• 23 jam lalu
0
thumb
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN
• 20 jam lalu
0
thumb
Sengit, Menlu Selandia Baru Ribut dengan Dubes China
• 3 jam lalu
0
thumb
Hattrick Assist Bikin Thom Haye Makin Pede Sambut Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste di Piala AFF 2026
• 4 jam lalu
0
thumb
Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata
• 9 jam lalu
0
Berhasil disimpan.