JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah menargetkan penataan dan penyelesaian lebih dari 13 ribu titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia rampung dalam kurun waktu satu hingga dua bulan ke depan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pembenahan puluhan ribu titik pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Baca Juga: Pemerintah Akan Fokuskan Kembali Penerima MBG, Targetkan Selesai 5 Agustus
"Wilayah prioritas dengan angka stunting tinggi seperti Papua Pegunungan dan Nusa Tenggara Timur target penyelesaiannya dalam kurun waktu satu bulan," kata Zulkifli Hasan usai rapat terbatas Perbaikan Tata Kelola MBG di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Menurut pria yang biasa disapa Zulhas ini pembenahan SPPG dilakukan dalam dua tahapan prioritas.
Tahap pertama difokuskan pada daerah dengan prevalensi stunting tinggi, yakni Papua Pegunungan dan Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, evaluasi terhadap sebagian besar SPPG yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera ditargetkan selesai dalam waktu dua bulan guna memastikan seluruh titik pelayanan siap beroperasi sesuai standar.
Selain penataan SPPG, pemerintah juga menargetkan pemutakhiran data sebanyak 63 juta penerima manfaat serta reposisi sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan.
Baca Juga: 17 Dapur MBG di Yogyakarta Ditutup Sementara, Ini Penyebabnya
Zulkifli Hasan menegaskan arahan Presiden Prabowo Subianto adalah agar seluruh anak memperoleh akses terhadap Program Makan Bergizi Gratis, kecuali mereka yang memilih tidak menerima karena telah memiliki kecukupan.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- 13 ribu SPPG MBG
- penataan SPPG
- Program Makan Bergizi Gratis
- MBG
- Zulkifli Hasan
- Kemenko Pangan






Komentar (0)