Populer: Purbaya Bantu Pemda Bayar Gaji ASN; Proyek LRT Jakarta Rampung 96,7%

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Bantuan pemerintah pusat untuk pemerintah daerah yang kesulitan membayar gaji aparatur sipil negara (ASN) menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Rabu (29/7).

Berita populer lainnya yakni proyek LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai yang progresnya telah mencapai 96,7%. Lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:

Banyak Pemda Tak Bisa Bayar Gaji ASN, Purbaya Tambah Dana untuk 490 Daerah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui adanya tekanan fiskal di sejumlah pemerintah daerah (Pemda) yang berimbas pada kemampuan membayar gaji aparatur sipil negara (ASN). Kondisi ini terjadi setelah adanya penyesuaian anggaran transfer ke daerah (TKD).

Purbaya mengungkapkan, Kementerian Keuangan secara aktif memantau kondisi fiskal Pemda dan mengidentifikasi wilayah yang memerlukan dukungan anggaran tambahan.

Pemerintah pusat berencana menyalurkan dana tambahan kepada sekitar 490 daerah yang teridentifikasi mengalami defisit untuk belanja pegawai. Kebijakan ini masih menunggu arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya menegaskan langkah ini sebagai respons terhadap potensi sebagian daerah yang kesulitan bertahan atau kekurangan dana untuk memenuhi kewajiban gaji minimum.

Salah satu Pemda yang telah menyesuaikan belanja pegawai adalah Pemprov Maluku Utara. Gubernur Malut Sherly Tjoanda mengumumkan pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN sebesar 20 persen bagi eselon I-IV dan 10 persen bagi staf PNS dan PPPK.

Langkah ini diambil untuk menjaga keberlanjutan fiskal daerah di tengah peningkatan belanja pegawai, termasuk pembayaran gaji dan TPP PPPK yang kini masuk dalam APBD, serta sebagai bagian dari upaya efisiensi belanja dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Jelang Beroperasi Agustus, Proyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Sudah 96,7%

Proyek pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai menunjukkan progres yang signifikan, mencapai 96,77 persen hingga pekan ketiga Juli 2026. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menargetkan jalur ini dapat beroperasi penuh pada Agustus 2026.

Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menjelaskan proyek kini berada dalam tahap penyelesaian akhir dan persiapan operasional, dengan serangkaian pengujian yang dilakukan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Pengujian yang tengah berlangsung mencakup berbagai aspek krusial seperti jalur, struktur bangunan, fasilitas operasi, dan standar keselamatan.

Studi kelayakan Jakpro mengidentifikasi potensi jumlah penumpang harian LRT Jakarta secara keseluruhan, dari Kelapa Gading hingga Manggarai, dapat mencapai 60.000 hingga 80.000 orang secara bertahap setelah beroperasi penuh. Angka ini menunjukkan potensi besar dalam mendukung mobilitas perkotaan dan mengurangi kepadatan lalu lintas.

Sementara itu pengembangan jalur lanjutan dari Manggarai menuju Dukuh Atas masih dalam tahap pengajuan izin trase dan pendalaman studi kelayakan. Jakpro menargetkan konstruksi untuk segmen ini dapat dimulai pada 2027, mengindikasikan rencana ekspansi jangka panjang untuk sistem transportasi publik ibu kota.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Jangan Jadi Jenderal Salon, Sekali-kali Sepatu Harus Kotor
• 1 jam lalu
0
thumb
Dedi Mulyadi Ungkap Kejanggalan Dana Migas dan Proyek Trans Jabar: BUMD Disebut Jadi Calo
• 11 jam lalu
0
thumb
Geng Motor Bersenjata Serang Permukiman di Makassar, Warga Berhamburan Selamatkan Diri
• 23 jam lalu
0
thumb
Prediksi Komposisi Lini Tengah Timnas Indonesia saat Lawan Timor Leste di Piala AFF 2026: Pergerakan Fleksibel, Cair, dan Taktis
• 4 jam lalu
0
thumb
Penyebab Pembangunan SDN 01 Cipete Utara Jaksel Tidak Kunjung Rampung
• 5 jam lalu
0
Berhasil disimpan.