PWI Berdamai, MIO Pilih Pertahankan Laporan Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris

rctiplus.com
15 jam lalu
Cover Berita
PWI Berdamai, MIO Pilih Pertahankan Laporan Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman ParisNasional | okezone | Rabu, 29 Juli 2026 - 22:05Dengarkan Berita

JAKARTA - Ketua Umum MIO Indonesia, Ays Prayogie, menyebutkan bahwa pihaknya tetap mempertahankan laporan polisi terkait dugaan penghinaan profesi wartawan yang diduga dilakukan pengacara Hotman Paris Hutapea. Pernyataan itu disampaikan menyusul keputusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk mencabut laporan serupa terhadap Hotman Paris dan memilih menyelesaikan secara kekeluargaan.

"MIO Indonesia tetap mempertahankan laporan polisi yang telah diajukan kepada Polda Metro Jaya terhadap Hotman Paris Hutapea dan tidak akan mencabut laporan tersebut," ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, mencermati perkembangan terkait pencabutan laporan polisi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terhadap Hotman Paris Hutapea melalui mekanisme perdamaian, Pengurus Pusat Media Independen Online (MIO) Indonesia menyampaikan sikapnya. Pertama, MIO Indonesia menghormati keputusan PWI sebagai hak organisasi yang dijamin oleh hukum.

Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 30 Juni 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan

"Kedua, MIO Indonesia berpendapat bahwa perdamaian tersebut tidak serta-merta menghapus substansi persoalan mengenai dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan," tuturnya.

"Ketiga," kata dia, "MIO Indonesia menegaskan bahwa martabat dan kehormatan profesi jurnalistik merupakan kepentingan bersama seluruh insan pers Indonesia yang tidak dapat direduksi hanya menjadi persoalan antara dua pihak. Keempat, MIO Indonesia tetap mempertahankan laporan polisi yang telah diajukan kepada Polda Metro Jaya terhadap Hotman Paris Hutapea dan tidak akan mencabut laporan tersebut."

"Kelima, MIO Indonesia menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada penyidik Polda Metro Jaya untuk dilaksanakan secara profesional, objektif, independen, transparan, serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," paparnya.

Keenam, tambahnya, MIO Indonesia meyakini bahwa kepastian hukum hanya dapat diperoleh melalui mekanisme penegakan hukum yang adil sehingga dapat memberikan kepastian bagi seluruh masyarakat. Ketujuh, MIO Indonesia mengajak seluruh insan pers Indonesia untuk tetap menjaga solidaritas profesi, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta bersama-sama mempertahankan marwah dan kehormatan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pilot Asal Karawang Jadi Terdakwa Penyelundupan Buronan Australia di Merauke
• 52 menit lalu
0
thumb
Jasa Raharja Apresiasi Pengemudi Ojol di Bali yang Batalkan Perjalanan karena Penumpang WNA Menolak Memakai Helm
• 18 jam lalu
0
thumb
Rumah Bibit Mangrove Berbasis IoT Resmi Hadir di Cilacap, Ini Manfaatnya
• 3 jam lalu
0
thumb
Prabowo Teken Perpres Baru, Tunjangan Kinerja Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Resmi Naik
• 22 jam lalu
0
thumb
Yusril Desak Polri Perkuat Keamanan, Ingatkan Bahaya Maraknya Aksi Main Hakim Sendiri
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.