BGN Ubah Strategi MBG, Daerah dengan Stunting Tinggi Kini Jadi Prioritas

liputan6.com
20 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan pihak BGN akan memprioritaskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah dengan angka stunting tinggi. Langkah itu dilakukan agar intervensi gizi lebih tepat sasaran sekaligus menekan prevalensi stunting di wilayah paling membutuhkan.

Sudaryono mengatakan, BGN telah memetakan daerah berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024. Dari data tersebut, terdapat 20 kabupaten/kota dengan prevalensi stunting terendah, 182 kabupaten/kota kategori sedang, 220 kabupaten/kota kategori tinggi, dan 92 kabupaten/kota kategori sangat tinggi.

Advertisement

BACA JUGA: BGN Ungkap Alasan Tunggakan Rp 1,6 Triliun Mitra MBG Belum Dibayar

"Maka kita ingin selain kita berbenah apa yang sudah berjalan ini kemudian kita pastikan berjalan dengan baik, yang baik kita apresiasi, namun kita sedang mempersiapkan diri untuk bagaimana kita bisa mengintervensi langsung memberikan gizi yang pas, yang sesuai, yang dibutuhkan khususnya di daerah-daerah yang memang angka stunting-nya tinggi dan sangat tinggi," kata Sudaryono di Gedung BGN, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Menurut dia, pemetaan tersebut akan menjadi dasar penentuan lokasi aktivasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. BGN akan lebih dahulu melihat apakah di wilayah dengan angka stunting tinggi tersebut telah tersedia dapur MBG dapat segera dioperasikan.

"Jadi nanti ada beberapa dapur, ada beberapa SPPG, ini kita lihat. Yang tinggi dan sangat tinggi stunting-nya ini kemudian di mana, kita lihat sudah ada enggak dapur di situ. Kalau ada segera kita aktivasi, kalau belum dan lain-lain, kita fokus ke situ dulu,” ujar Sudaryono.

Kepala BGN Sudaryono umumkan strategi baru program MBG di Gedung BGN, Jakarta, Rabu (29/7/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira).

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PSSI Sebut Kualitas Pesepak Bola Putri Indonesia Berkembang Pesat
• 19 jam lalu
0
thumb
Jejak Safee Sali Bomber Timnas Malaysia Moncer di Liga Indonesia, Kini Sergio Aguero Lini Serang Harimau Malaya Siap Melesat Bersama PSM Makassar
• 23 jam lalu
0
thumb
Saudi Denda Biro Umrah yang Lalai Laporkan Jemaah Overstay hingga Rp 480 Juta
• 3 jam lalu
0
thumb
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Pasar Cermati Timur Tengah dan Arah Kebijakan Fed
• 23 jam lalu
0
thumb
Satpam Bundaran HI Tak Penuhi Panggilan Propam Polda Jabar: Enggak Bisa Izin Kerja Lagi
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.