Pekerja Dukung Terowongan Senayan City-Plaza Senayan, Dinilai Bikin Akses Lebih Mudah

kompas.com
2 minggu lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana pembangunan terowongan pejalan kaki bawah tanah yang menghubungkan Senayan City dan Plaza Senayan mendapat sambutan positif dari sejumlah pekerja di kawasan Senayan.

Mereka menilai terowongan tersebut tidak hanya akan mempermudah mobilitas antarmal, tetapi juga berpotensi meningkatkan jumlah pengunjung dan membantu mengurangi kemacetan di Jalan Asia Afrika.

Bramantyo (30), pekerja di salah satu stan Senayan City, mengatakan kehadiran terowongan bisa menjadi daya tarik baru bagi masyarakat.

"Menarik sih kalau ada terowongan, pasti jadi makin ramai banyak yang penasaran. Yang beli belanja ke Sency sama PS juga jadi semakin banyak ya harusnya," kata Bram saat ditemui Kompas.com di depan Mal Senayan City, Minggu (12/7/2026).

Baca juga: Kemacetan di Depan Senayan City dan Plaza Senayan, Benarkah Dipicu Penyeberang Jalan?

Meski mendukung, Bram berharap pembangunan terowongan dikaji secara matang, terutama dari sisi desain dan fungsinya.

Menurut dia, terowongan sebaiknya dibuat menarik secara visual sekaligus dilengkapi ruang komersial agar semakin diminati pengunjung.

"Kalau dia didesain estetik-estetik gitu mungkin works (efektif) ya, saya ngebayangin kayak MRT gitu kali ya, harusnya bisa tuh kanan kirinya ada tenant makanan atau minuman juga," ujar dia.

Dukungan serupa disampaikan Nadia (28), karyawan swasta yang bekerja di kawasan Sentral Senayan.

Ia mengaku cukup sering berpindah dari Plaza Senayan ke Senayan City untuk makan siang maupun menghabiskan waktu setelah bekerja.

Karena itu, ia berharap rencana pembangunan terowongan dapat segera terealisasi.

"Kalau itu beneran kejadian, saya sih dukung lah. Sekarang kan lumayan effort kalau nyeberang, apalagi panas ya," ucap Nadia.

Selain soal kenyamanan, Nadia juga menyoroti aspek keselamatan pejalan kaki saat menyeberang menggunakan pelican crossing di Jalan Asia Afrika.

Baca juga: Pramono: Terowongan Plaza Senayan-Senayan City Bisa Jadi Ruang UMKM, Tak Hanya Urai Macet

Menurut dia, masih banyak pengendara yang melanggar meski lampu penyeberangan sudah menyala.

"Kadang ada aja motor yang nyelonong atau mobil yang berhentinya kelewatan batas. Belum lagi kalau musim hujan kan enggak perlu kehujanan, jaraknya cuma tinggal jalan kaki," ujarnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Nadia menilai integrasi kedua mal melalui terowongan akan memudahkan pekerja maupun pengunjung karena masing-masing pusat perbelanjaan memiliki karakteristik yang berbeda.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pagi Ini, Timnas Indonesia Bertolak ke Thailand untuk Tantang Timor Leste di Piala AFF 2026
• 8 jam lalu
0
thumb
Kepala BGN Diganti, Qodari Pastikan MBG Tetap Program Prioritas Prabowo
• 9 jam lalu
0
thumb
Prabowo Minta Masyarakat Tinggalkan Seng, Singgung Risiko Kanker Paru
• 4 jam lalu
0
thumb
PSM Makassar Umumkan Pemain Asing Baru Pekan Ini
• 9 jam lalu
0
thumb
MK Nilai MBG Penting untuk Penuhi Hak Gizi Rakyat, tapi Harus Punya Anggaran Sendiri
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.