Puspa Agro Sepi, Netizen Khawatir Jadi Ajang Tindakan Asusila

realita.co
1 bulan lalu
Cover Berita

SIDOARJO – Kondisi Pasar Induk Puspa Agro di Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi perbincangan publik.

Setelah sejumlah unggahan yang memperlihatkan kawasan pasar tampak lengang dan banyak kios tidak beroperasi, berbagai komentar netizen bermunculan di media sosial.

Baca juga: Soal Revitalisasi Puspa Agro, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Jatim Bungkam

Sebagian menyayangkan kondisi pasar yang dibangun sebagai pusat perdagangan agrobisnis terbesar di Jawa Timur itu, sementara lainnya melontarkan komentar bernada satire hingga kontroversial.

Puspa Agro sendiri merupakan kawasan pasar induk modern yang dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui BUMD dan sempat diproyeksikan sebagai pusat perdagangan hasil pertanian terbesar di Indonesia.

Namun selama bertahun-tahun terakhir, aktivitas perdagangan di sejumlah area pasar mengalami penurunan dan banyak lapak terlihat kosong. 

Dalam kolom komentar media sosial, akun bernama Tyan mempertanyakan peran pemerintah sebagai pemilik kawasan tersebut.

"Lama terbengkalai, serem pasti berhantu. Ini kan pasar punya pemerintahan provinsi? Terus peran mereka bagaimana?" tulisnya.

Komentar lain datang dari akun sagoleng1122 yang menyarankan agar kawasan tersebut dimanfaatkan untuk aktivitas lain agar lebih ramai.

"Gawe lokalisasi ae ben rame," tulisnya dalam bahasa Jawa.

Baca juga: Pasar Puspa Agro Sepi dan Terbengkalai, DPRD Jawa Timur malah Bilang Sudah Hasilkan Laba

Komentar tersebut kemudian memancing tanggapan dari netizen lain. Akun Nisful Laili menanggapi dengan nada bercanda, sementara akun mba caca menulis bahwa lokasi tersebut lebih sering terdengar digunakan untuk aktivitas karaoke.

Tak hanya itu, akun Farid menyoroti kondisi bangunan yang dinilai sayang jika terus dibiarkan sepi.

"Itu kalau malam sekarang buat orang kencan yang sering. Eman bangunan habis banyak, nggak ada gunanya," tulisnya.

Meski demikian, tidak semua komentar bernada negatif. Akun Nawawi justru menyebut kawasan Puspa Agro masih dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas olahraga pagi.

Baca juga: Pasar Puspa Agro Nyaris Mangkrak, Sepi bak Gedung Berhantu

"Meski sepi dan gelap tapi nggak berhantu kok. Malah dipakai bercinta, kalau pagi banyak yang memanfaatkan buat jalan sehat dan jogging, lumayan cari keringat," komentarnya.

Sorotan netizen tersebut muncul di tengah kondisi Puspa Agro yang kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah laporan menyebut banyak kios tidak lagi beroperasi dan aktivitas jual beli jauh berkurang dibanding saat awal berdiri.

Penurunan aktivitas perdagangan di kawasan ini bahkan telah menjadi objek penelitian akademik yang menyimpulkan bahwa berbagai faktor, mulai dari aksesibilitas, tata ruang, hingga minimnya promosi turut berkontribusi terhadap menurunnya jumlah pengunjung dan pedagang.

Meski sebagian komentar netizen disampaikan dengan nada guyonan, beragam respon itu menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap nasib Puspa Agro yang dahulu digadang-gadang menjadi ikon perdagangan agrobisnis Jawa Timur.ty

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Rebound, Kini Dibanderol Rp2.616.000 per Gram
• 12 jam lalu
0
thumb
Promo SuperIndo 30 Juli-5 Agustus 2026, Cek Daftar Diskonnya
• 6 jam lalu
0
thumb
Mitchell Baker dan Thom Haye Dicoret, Ini Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Vs Timor Leste
• 6 jam lalu
0
thumb
Bentrok Pesilat dan Debt Collector Pecah di Surabaya, 2 Orang Luka Bacok
• 5 jam lalu
0
thumb
All New Subaru Outback Meluncur, Makin Jadi SUV Tulen
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.