Muncul Curhatan Pengikut Kiai di Tengah Ramainya Kasus Dugaan Asusila Ponpes Buaran Pekalongan

dimas4wibowo
2 bulan lalu
Cover Berita
PEKALONGAN, Jawa Tengah — Di tengah ramainya pemberitaan dugaan kasus asusila yang menyeret salah satu pondok pesantren di Buaran, Pekalongan, muncul unggahan dari seorang pengikut sekaligus santri yang menyampaikan isi hati dan pembelaannya terhadap sosok kiai yang kini menjadi sorotan publik.

Unggahan tersebut dibagikan melalui status WhatsApp dan berbagai platform lainnya. Dalam tulisannya, pengikut itu mengaku sedih melihat gurunya menjadi bahan cacian dan perbincangan negatif di masyarakat.

Ia menyebut sosok yang dipanggil “Abah” atau “Pak Yai” tersebut sebagai guru yang selama ini dihormati dan dianggap berjasa dalam mendidik para santri.

“Beliau guru kami yang sekarang dicaci maki media dan jadi perbincangan buruk orang-orang,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Pengikut itu juga menyinggung banyak pihak yang menurutnya berbicara tanpa mengetahui secara langsung kehidupan di pondok pesantren. Ia mengaku mengenal beberapa pihak yang disebut sebagai korban, namun menilai ada perubahan sikap dari mereka dibanding sebelumnya.

Dalam curhatan panjang itu, ia juga menyinggung soal dugaan intimidasi terhadap para santri yang memilih diam. Meski demikian, ia membantah jika sikap diam tersebut berarti membenarkan semua tuduhan yang beredar.

“Kami diam bukan berarti mengiyakan berita,” tulisnya lagi.

Unggahan tersebut menuai beragam respons dari netizen.

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jatim Media Summit Bahas Transformasi Media dan Ekonomi Kreatif di Era Digital
• 24 menit lalu
0
thumb
Program JKN Beri Rasa Aman Bagi Emanuel Saat Akses Layanan Kesehatan
• 21 jam lalu
0
thumb
Bupati Gowa Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Rp 16 M
• 7 jam lalu
0
thumb
Komisi II DPR Dorong Pemerintah Segera Salurkan DBH Kurang Bayar untuk Selamatkan Fiskal Daerah
• 1 jam lalu
0
thumb
Pengadilan Tinggi Jakarta Tunda Sidang Putusan Banding Ibam, Ini Alasannya
• 6 jam lalu
0
Berhasil disimpan.