Memoar Virginia Giuffre Menang Besar di British Book Awards

mediaindonesia.com
2 bulan lalu
Cover Berita

MEMOAR anumerta karya Virginia Giuffre, salah satu pelapor utama dalam skandal pelecehan seksual Jeffrey Epstein, berhasil memenangkan penghargaan tertinggi dalam ajang British Book Awards tahun ini. Buku berjudul Nobody’s Girl tersebut dinobatkan sebagai Book of the Year dalam upacara yang berlangsung di London, Senin (11/5/2026) malam.

Karya yang ditulis bersama Amy Wallace ini diterbitkan enam bulan setelah Giuffre mengakhiri hidupnya sendiri. Di dalamnya, Giuffre merinci pertemuannya dengan Epstein dan mantan kekasihnya, Ghislaine Maxwell, serta perjuangannya mencari keadilan.

Suara Penyintas yang Menginspirasi

Saat menerima penghargaan tersebut, adik ipar Giuffre, Amanda Roberts, memberikan pidato yang mengharukan melalui pesan video. Ia menyebut buku ini sebagai bukti kekuatan suara penyintas.

Baca juga : Terungkap! Email Ghislaine Maxwell Konfirmasi Foto Kontroversial Andrew Mountbatten-Windsor dan Virginia Giuffre Asli

"Buku ini adalah bukti nyata tentang apa yang bisa dilakukan oleh suara seorang penyintas ketika akhirnya diberikan ruang untuk didengar," ujar Roberts. "Dia tidak hanya menginspirasi jutaan orang agar penyintas terlihat, tetapi dia juga memanggil kita untuk bertindak."

Senada dengan itu, penulis pendamping Amy Wallace menyebut bekerja bersama Giuffre merupakan kehormatan terbesar dalam kariernya. Selain meraih gelar utama, Nobody’s Girl juga memenangkan kategori buku narasi non-fiksi terbaik.

Dampak Politik dan Penghargaan Kebebasan

Publikasi Nobody’s Girl pada Oktober lalu memiliki dampak politik yang signifikan di Inggris. Detail tuduhan Giuffre terhadap Andrew Mountbatten-Windsor turut menjadi pemicu rangkaian peristiwa yang menyebabkan Raja Charles III mencabut gelar kerajaan dan kehormatan militer adiknya tersebut.

Baca juga : Pangeran Andrew Didesak Bersaksi Terkait Skandal Epstein di AS, Raja Charles Beri Lampu Hijau?

Atas keberanian dalam menyuarakan kebenaran meski di bawah tekanan besar, Virginia Giuffre dan Sarah Wynn-Williams (penulis Careless People) secara bersama-sama dianugerahi Freedom to Publish Award.

Alice O’Keeffe, ketua juri British Book Awards, memuji keberanian luar biasa mendiang penulis. "Dengan penghargaan ini, kami mengakui keberanian dan tekad mendiang penulis, yang didukung oleh kampanye sensitif penerbit Doubleday, #BelieveHer," ungkapnya.

Daftar Pemenang Utama British Book Awards 2026

Ajang yang juga dikenal sebagai The Nibbies ini merayakan karya-karya terbaik yang diterbitkan sepanjang tahun 2025. Berikut adalah beberapa pemenang utamanya:

  • Overall Book of the Year: Nobody's Girl oleh Virginia Roberts Giuffre & Amy Wallace
  • Author of the Year: AF Steadman
  • Fiction Book of the Year: Boleyn Traitor oleh Philippa Gregory
  • Children's Fiction: Sunrise on the Reaping oleh Suzanne Collins (Prekuel The Hunger Games)
  • Debut Fiction: The Names oleh Florence Knapp
  • Romantic Fiction: Great Big Beautiful Life oleh Emily Henry

Upacara malam itu juga memberikan penghormatan khusus bagi para penulis besar yang tutup usia, termasuk Dame Jilly Cooper, Sophie Kinsella, dan Joanna Trollope, atas kontribusi luar biasa mereka bagi dunia literasi. (BBC/Z-2)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kia Carens EV Debut di GIIAS 2026, Perkuat Produksi Lokal di Indonesia
• 3 jam lalu
0
thumb
Elektabilitas Prabowo Anjlok saat Kepuasan Publik Atas Kinerja Pemerintah Merosot
• 17 jam lalu
0
thumb
Marak OTT, Mendagri Minta Partai “Sekolahkan” Calon Kepala Daerah Sebelum Pilkada
• 4 jam lalu
0
thumb
Tak di Indonesia, Anak Ketua Yayasan Little Aresha Belum Penuhi Panggilan Polisi
• 3 jam lalu
0
thumb
DKPP Menjatuhkan Sanksi Peringatan Keras kepada Anggota KPU RI Parsadaan Harahap karena Pelanggaran Kode Etik
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.