Hilal Tak Terlihat di Aceh hingga Makassar

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Tim rukyatul hilal Provinsi Aceh tidak berhasil memantau anak bulan atau hilal untuk penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar, Kamis (19/3/2026) sore.

Pengamatan yang dilakukan bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H ini berlangsung selama sekitar 15 menit 38 detik, dimulai sejak matahari terbenam pada pukul 18.51 WIB.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, Azhari, menyatakan bahwa kondisi cuaca dan parameter astronomi menjadi faktor utama hilal tidak dapat teramati secara visual.

“Hasil pemantauan hilal tidak terlihat. Kondisi awan terpantau berlapis saat matahari terbenam. Dengan tidak nampaknya hilal, maka secara teknis Ramadan kemungkinan akan digenapkan menjadi 30 hari,” ujar Azhari kepada awak media di lokasi, Kamis.

Azhari menjelaskan, berdasarkan data teknis, ketinggian hilal di langit Aceh sebenarnya sudah mencapai 3,1 derajat. Namun, jarak sudut antara bulan dan matahari (elongasi) masih berada di bawah kriteria minimal yang ditetapkan.

“Posisi elongasi berada di angka 6,1 derajat, sementara syarat minimal agar hilal memungkinkan untuk dilihat (visibilitas) adalah 6,4 derajat. Selain faktor teknis tersebut, kondisi cuaca di lokasi juga berawan tebal,” jelasnya.

Meskipun hasil pemantauan di Aceh tidak melihat hilal, Azhari menegaskan bahwa keputusan resmi penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H tetap mengacu pada hasil Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama RI di Jakarta.

“Kesimpulannya kita tunggu pusat melalui Sidang Isbat. Jika merujuk pada potensi hilal yang tidak terlihat dan penggenapan bulan Ramadan, maka 1 Syawal diperkirakan jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” tambah Azhari.

Aceh merupakan salah satu wilayah kunci dalam penentuan awal bulan hijriah di Indonesia karena letaknya yang berada di ujung paling barat.

Selain di Lhoknga, Kemenag Aceh juga melakukan pemantauan di sejumlah titik strategis lainnya, antara lain:

Makassar

Di kampus Unismuh, Makassar, Sulsel, Kemenag Provinsi Sulsel bersama BMKG pun telah melaksanakan pengamatan hilal.

Berdasarkan hasil pengamatan hingga rapat dengan forkopimda dan ormas Islam, disepakati bahwa hilal tidak terlihat saat pemantauan.

“Bahwa hari ini, pada saat pemantauan tadi, semua sepakat tidak melihat bulan. Artinya hari ini kita tidak melihat bulan di Sulawesi Selatan,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel Ali Yafid kepada wartawan di lokasi pemantauan.

Menurut Ali, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan hilal tidak terlihat di Makassar. Selain karena faktor cuaca yang berawan, juga dari hasil perhitungan BMKG dan BHRS yang hampir sama, menyebut tinggi hilal berada di posisi 1 derajat 53 menit. Kemudian, sudut elongasinya berada di posisi 5 derajat 57 menit.

“Ini artinya sesuai kriteria MABIMS keputusan menteri agama dari empat negara bahwa jika persyaratan untuk hilal itu kelihatan, bulan itu adalah 3,0 derajat dan sudut elongasinya 6,4 derajat. Olehnya itu di Sulawesi Selatan ini tidak terpenuhi sebetulnya melihat bulan,” beber dia.

Ali berharap terdapat lokasi pemantauan di daerah lain yang dapat melihat bulan, seperti di Provinsi Aceh. Namun, hasil pemantauan di Kota Makassar tetap akan diserahkan ke Menteri Agama untuk dijadikan dasar dalam sidang isbat yang dijadwalkan malam ini.

“Apa yang kita hasilkan hari ini kita akan rekomendasi dan kirim ke Kementerian Agama Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama untuk dijadikan dasar pelaksanaan sidang isbat sebentar, untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah 2026 Masehi,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang menunggu pengumuman resmi dari pemerintah melalui Menteri Agama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemakaman Bos PT Djarum direncanakan di Jawa Tengah
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
BPBD Pekanbaru Tangani 49 Kasus Karhutla Selama 2026, 29 Hektare Lahan Hangus Terbakar
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Stasiun Kereta Api Tel Aviv Hancur Diserang Iran, 2 Warga Tewas | KOMPAS MALAM
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Megawati dan Prabowo Bertemu Lebih 2 Jam di Istana, Bahas Apa?
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026
• 1 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.