Bos Djarum Michael Bambang Hartono Rencananya Dimakamkam di Jawa Tengah

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Kudus, VIVA – Pemakaman pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono, yang dikabarkan meninggal dunia pada Kamis pukul 13.15 waktu Singapura, direncanakan akan dilaksanakan di Provinsi Jawa Tengah.

Senior Manager Public Affair PT Djarum Kudus Purwono Nugroho di Kudus, Kamis, membenarkan kabar duka tersebut.

Baca Juga :
Berpulangnya Sang Pionir: Jejak Emas Michael Bambang Hartono dalam Membangun Ekosistem Bulutangkis RI
Profil Michael Bambang Hartono, Bos Djarum dan BCA yang Wafat di Usia 86 Tahun

"Iya benar, Bapak Michael Bambang Hartono meninggal di Singapura. Sedangkan tempat pemakaman masih dirapatkan,” ujarnya.

Keluarga besar almarhum sendiri diketahui berasal dari Kabupaten Rembang, meskipun saat ini almarhum diketahui lebih sering tinggal di Jakarta.

Tempat tinggal keluarga besar di Kabupaten Rembang juga masih ada, meskipun saudara terdekatnya tersebar di berbagai tempat.

Sedangkan rencana persemayamannya apakah di Rembang atau di tempat lainnya masih dirapatkan pihak keluarga.

Ia menambahkan dalam rapat internal keluarga juga tengah membahas terkait jadwal persemayaman almarhum.

Sementara itu, jenazah almarhum yang wafat di Singapura saat ini diperkirakan masih dalam proses untuk dipulangkan ke tanah air.

Almarhum dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis terkemuka di Indonesia. Bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, almarhum mengelola dan mengembangkan perusahaan rokok besar PT Djarum hingga menjadi salah satu raksasa industri nasional.

Michael Bambang Hartono lahir pada 2 Oktober 1939, merupakan putra dari Oei Wie Gwan, pendiri Djarum. Di bawah kepemimpinannya, bisnis keluarga tersebut terus berkembang pesat dan memperluas pengaruhnya di berbagai sektor.

Selain di dunia usaha, almarhum juga dikenal aktif dalam kegiatan sosial melalui Djarum Foundation yang bergerak di bidang lingkungan, budaya, pendidikan, dan olahraga.

Kontribusinya di bidang lingkungan antara lain melalui program penanaman pohon trembesi di sepanjang jalur Pantura Pulau Jawa. Sementara di bidang olahraga, kiprahnya terlihat dari pembinaan atlet bulu tangkis kelas dunia hingga pengembangan cabang olahraga lain seperti sepak bola wanita, panahan, dan atletik sejak usia dini.

Sementara di bidang seni, Djarum Foundation juga menginisiasi festival teater pelajar sehingga pelajar di berbagai tingkatan juga familiar dengan seni teater.

Di bidang pendidikan juga berkontribusi besar melalui pilar "Bakti Pendidikan", fokus pada peningkatan kualitas SMK, pemberian beasiswa (Djarum Beasiswa Plus), dan peningkatan kompetensi guru/pendidikan dasar. Termasuk program perbaikan infrastruktur sekolah, pelatihan soft skills mahasiswa, dan pengembangan kurikulum industri. (Ant)

Baca Juga :
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia
Program Mudik Gratis Diserbu Masyarakat, Jawa Tengah Jadi Tujuan Paling Banyak
Polri Minta Pemudik Waspada Titik Lelah, Kecelakaan Mudik Terbanyak di Jateng

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
LRT Jabodebek Berlakukan Tarif Khusus Rp1 saat Lebaran 2026, Cek Jadwalnya
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Tol MBZ Buka-Tutup Situasional dari Jati Asih-Kalimalang Arah Cikampek
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Permintaan Melonjak, Kemendag Jaga Akurasi Transaksi BBM dan Kebutuhan Pokok
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Se’Indonesia Salurkan 25.000 Paket Se’i Ayam untuk Keluarga Terdampak Banjir di Aceh
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Sempat Imbang 2-2, Newcastle Tiba-tiba Jadi Lumbung Gol Barcelona! Begini Penjelasan Eddie Howe
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.