EtIndonesia. Seorang gadis berusia 18 tahun di Changsha, Provinsi Hunan, mengalami sakit perut hebat saat berolahraga di rumah. Setelah diperiksa di rumah sakit, dokter menemukan adanya tumor besar berdiameter sekitar 12 cm di dalam perutnya, yang ternyata berisi hingga 24 “gigi” dengan berbagai bentuk.
Menurut laporan media daratan Tiongkok, Xiaoxiang Morning Post, pasien bernama samaran Zeng Linlin beberapa hari lalu tiba-tiba merasakan nyeri hebat di perut kanan bawah saat sedang berolahraga di rumah. Rasa sakitnya begitu parah hingga tak tertahankan, sehingga keluarganya segera membawanya ke rumah sakit.
Hasil pemeriksaan USG menunjukkan adanya massa besar berdiameter 12 cm di dalam perutnya. Di dalam massa tersebut diduga terdapat struktur seperti gigi dan tulang, yang tergolong sangat jarang terjadi.
Dokter menilai bahwa massa tersebut kemungkinan besar adalah teratoma ovarium. Tumor ini merupakan jenis tumor sel germinal ovarium yang cukup umum, dan dapat mengandung berbagai jaringan tubuh seperti rambut, gigi, tulang, bahkan lemak. Namun, sebagian besar kasus bersifat jinak.
Karena ukuran tumor yang cukup besar dan adanya risiko seperti puntiran (torsi) atau pecah, yang dapat menyebabkan nyeri akut bahkan mengancam fungsi ovarium, dokter menyarankan agar segera dilakukan operasi pengangkatan.
Melalui operasi, tumor berhasil diangkat sepenuhnya. Saat memeriksa isi tumor setelah operasi, tenaga medis terkejut menemukan bahwa di dalamnya terdapat sebanyak 24 gigi dengan berbagai bentuk serta jaringan tulang.
Dokter menjelaskan bahwa teratoma ovarium ini berasal dari sel reproduksi, juga dikenal sebagai teratoma matang, namun bukan berarti “janin cacat”. Pada tahap awal biasanya tidak menimbulkan gejala, tetapi jika ukurannya melebihi 5 cm atau terjadi torsi atau pecah, dapat menyebabkan nyeri perut dan perlu ditangani dengan operasi.
Selain itu, dokter mengingatkan bahwa jika remaja perempuan mengalami menstruasi yang tidak teratur dalam jangka panjang, atau tiba-tiba mengalami nyeri perut yang terus-menerus, sebaiknya segera memeriksakan diri untuk menyingkirkan risiko yang lebih serius.





