Purbaya Bakal Pangkas Anggaran, MBG Hanya Libur Sementara

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sejumlah opsi efisiensi anggaran pemerintah menjelang rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (19/3/2026).

Dia menyebut kemungkinan pembahasan akan berkaitan dengan efisiensi anggaran yang sebelumnya telah dibahas bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Mungkin, karena ada putusan efisiensi sudah kami rapatkan sebelumnya dengan Menko Perekonomian tentang efisiensi,” katanya kepada wartawan.

Purbaya mengungkapkan tantangan dalam mendorong kementerian/lembaga melakukan penghematan secara mandiri.

“Saya minta tadinya kementerian untuk memotong sendiri, tapi mereka kalau disuruh tidak mau memotong, mereka menaikan semua malah. Kalau bisa saya putuskan saya potong berapa, mereka yang sesuaikan. Nanti kami akan kasih tahu ke mereka,” ujarnya.

Namun, dia belum merinci besaran pemotongan anggaran yang akan dilakukan. Meski begitu, terkait wacana pemotongan gaji pejabat, termasuk menteri dan wakil menteri, Purbaya menyatakan dukungannya.

Baca Juga

  • Efisiensi Anggaran Berdampak ke ASN, Rekrutmen Baru Disesuaikan Jumlah Pensiun
  • Utak-atik Anggaran MBG Rp335 Triliun di Tengah Gejolak Perang
  • MBG Libur Saat Lebaran, BGN Hemat Anggaran hingga Rp5 Triliun

“Setuju itu kan bagus, gajinya sudah kegedean. Kalau itu [pemotongan gaji] bagus,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan efisiensi akan difokuskan kepada belanja yang dapat ditunda atau dinilai kurang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Nanti kan tadinya kami minta mereka memotong anggaran-anggaran yang dianggap bisa ditunda untuk sementara,” katanya.

Sebagai contoh, Purbaya menyebutkan pengeluaran yang tidak mendesak dapat dikurangi. “Macem-macem. Rapat nggak jelas, atau kebijakan yang dampaknya lambat atau tidak banyak ke pertumbuhan ekonomi, itu kan bisa dipilih,” ujarnya.

Namun, untuk kebijakan seperti pengurangan perjalanan dinas luar negeri, Purbaya menyebut hal tersebut menjadi kewenangan Presiden. “Saya nggak tahu nanti itu kan urusan presiden,” katanya.

Terkait program prioritas, dia memastikan tidak akan terdampak signifikan oleh kebijakan efisiensi. Dia menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap berjalan dengan penyesuaian tertentu.

“Anda pasti nanya MBG ya? Itu aja. Kan Ketua MBG udah lapor kan ya? Katanya, liburan akan diberhentikan kan, itu hemat lumayan berapa triliun gitu. Dia bilang kan? Saya juga udah baca juga tuh. Jadi yang liburan nggak akan keluar MBG-nya, itu menghemat lumayan tuh. Nanti pas itu jalan lagi biasa,” jelasnya.

Dari sisi fiskal, Purbaya juga menegaskan pemerintah masih memiliki ruang untuk menjaga defisit anggaran tetap terkendali.

Purbaya menyebut pemerintah saat ini terus menghitung berbagai komponen belanja yang dapat dioptimalkan guna menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah kebutuhan pembiayaan yang meningkat.

“Kan kita masih punya ruang sedikit ke atas sebelum ke 3 persen kan. Kan anggaran cuma didesain ke 2,68 persen dari PDB kan defisitnya. Jadi masih ada ruang ke atas sedikit, nol koma sekian persen,” tandas Purbaya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Sinergi Strategis, BRI BO Otista Jalin Silaturahmi dengan Direktur Utama RS UKI yang Baru
• 6 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Bandara Sultan Hasanuddin Catat 211.177 Penumpang pada 13-18 Maret 2026
• 12 jam laluterkini.id
thumb
IMM Kecam Keterlibatan Oknum BAIS TNI Dalam Penyiraman Air Keras Kepada Aktivis KontraS
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Komitmen KBRI Tokyo Kawal Kesepakatan Strategis RI-Jepang, Dorong Proyek Masela dan Energi Bersih
• 20 jam lalupantau.com
thumb
101 Ribu Kendaraan Keluar Tol Merak Arah Pelabuhan Sepekan Jelang Lebaran
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.