Versi TNI–Polri Tak Sinkron soal Kasus Andrie Yunus, Wamen HAM: Publik Jangan Dibingungkan!

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Data pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus tidak sinkron antara TNI dan Polri. Tentu, hal ini memancing reaksi dari Wakil Menteri HAM, Mugiyanto.

Oleh karena itu, Wamen HAM Mugiyanto memberikan peringatan terhadap TNI dan Polri agar segera membenahi dan mencocokan data pelaku.

BACA JUGA:Bacaan Doa Hari Terakhir Ramadhan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya, Memohon Dipertemukan Kembali di Bulan Suci

BACA JUGA:Contraflow 3 Lajur Tol Japek Diperluas, JTT Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Menurut Mugiyanto, koordinasi yang solid dan konsistensi data antar-aparat penegak hukum adalah kunci utama dalam menjaga integritas sebuah perkara.

Ia menegaskan bahwa ruang publik tidak boleh dibiarkan penuh dengan spekulasi akibat pernyataan yang saling tumpang tindih dari kedua institusi tersebut.

"Sehubungan dengan adanya perbedaan informasi yang berkembang antara Polri dan TNI, maka penting untuk memastikan adanya koordinasi yang kuat," ujar Mugiyanto saat dihubungi oleh Disway, Kamis 19 Maret 2026.

"Jangan sampai menimbulkan kebingungan di ruang publik serta merusak kepercayaan terhadap proses hukum itu sendiri," sambungnya.

BACA JUGA:Ketua DPD Minta Serangan ke Negara Timteng Dihentikan: Semua Wajib Menahan Diri

BACA JUGA:Wamen ESDM Minta Warga Tak 'Panic Buying', Jamin Stok Melimpah 28 Hari

Di sisi lain, dukungan juga diberikan kepada Komisi III DPR-RI yang telah membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk mengawal kasus Andrie Yunus.

KemenHAM berharap kehadiran Panja bisa membuat kasus ini benar-benar benderang tanpa ada fakta yang ditutup-tutupi.

​"Keberhasilan kasus ini tidak cuma diukur dari hukuman untuk pelaku, tapi dari pembuktian bahwa negara sanggup mencegah kejadian serupa terulang kembali," pungkas Mugiyanto.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Minta Produksi Batu Bara 2026 Ditingkatkan, Airlangga: RKAB akan Direvisi
• 1 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polisi Berlakukan One Way Sepenggal di Jalur Nagreg Hari Ini
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pelabuhan Merak Mulai Kondusif, Buffer Zone Ampuh Urai Kepadatan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Deretan Pelatih Berpengalaman yang Berlaga di Piala Dunia 2026
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Hampir Setengah Juta Orang Tinggalkan Bali Jelang Idul Fitri 2026
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.