Jadwal Buka Puasa Jakarta Pusat 19 Maret 2026, Jelang Akhir Ramadhan

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com — Hari-hari terakhir Ramadhan dimanfaatkan warga Jakarta Pusat sambil menunggu waktu berbuka puasa pada Kamis (19/3/2026), hari ke-29 Ramadhan 1447 Hijriah.

Seperti diketahui, setiap wilayah seluruh Indonesia memiliki masing-masing jadwal imsakiyah sebagai pengingat berbuka.

Kompas.com menyediakan informasi jadwal imsak, buka puasa dan waktu shalat setiap hari hingga akhir Ramadhan.

Baca juga: Daftar Harga Menu Takjil di Benhil, Mulai dari Rp 4.000 Per Buah

Jadwal tersebut dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama.

Berikut jadwal buka puasa dan jadwal shalat bagi Anda yang berada di Jakarta:

29 Ramadhan 1447 H, Kamis

Jakarta 

  • Imsak: 04:32
  • Subuh: 04:42
  • Terbit: 05:54
  • Duha: 06:21
  • Zuhur: 12:04
  • Ashar: 15:13
  • Magrib: 18:07
  • Isya: 19:16

Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal puasa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan ini diambil setelah Sidang Isbat digelar di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (17/2/2026) sore, dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Baca juga: 8 Tempat Berburu Takjil di Jakarta Selama Ramadhan

Penetapan dilakukan karena hilal tidak teramati pada Selasa, sesuai perkiraan Tim Hisab Rukyat Kemenag yang menyebut posisi hilal belum memenuhi kriteria visibilitas MABIMS.

Tahun ini awal Ramadhan tidak serentak, karena Muhammadiyah memulai puasa pada Rabu, 18 Februari 2026.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Perbedaan ini tidak mengurangi sahnya ibadah, dan semua umat Islam diimbau saling menghormati.

Sidang Isbat melibatkan berbagai ormas Islam, pakar falak, serta lembaga astronomi, dan dilakukan dengan metode integrasi hisab dan rukyatul hilal untuk menjaga keseragaman sekaligus menghormati perbedaan metode yang berkembang di masyarakat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pastikan Keselamatan Mudik, Driver Bus Kampung Rambutan Wajib Bebas Narkoba
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Dubes Iran Temui Jusuf Kalla di Markas Pusat PMI Jakarta, Bahal soal Bantuan Obat untuk Iran
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Berjalan Santai, Pria Ini Ditabrak Bus dari Belakang
• 10 jam lalurealita.co
thumb
Program Mudik Gratis, Pemudik: Terima Kasih Pegadaian
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Ciri Kepribadian Orang yang Suka Packing Banyak Baju saat Mudik Menurut Psikolog
• 19 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.