Kabar Duka! Sosok di Balik Doraemon, Tsutomu Shibayama Meninggal Dunia

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

Sutradara Doraemon, Tsutomu Shibayama meninggal dunia akibat kanker paru-paru pada usia 84 tahun. Hal ini diumumkan oleh studio animasi Jepang Asia-do, yang juga dikenal sebagai Ajia-do Animation Works.

Dalam berita duka cita mereka, perusahaan mengumumkan, "Mantan Presiden dan CEO kami, Tsutomu Shibayama, meninggal dunia pada tanggal 6 Maret 2026, karena kanker paru-paru. Beliau berusia 84 tahun."

Shibayama dikenal luas karena menyutradarai serial anime TV dan film Doraemon. Ia menyutradarai serial film "Doraemon" selama lebih dari 20 tahun.

Baca juga : Dokter Ungkap Kanker Paru Meningkat di Usia 30-40 Tahun, tak hanya karena Rokok

Sebelumnya, Shibayama bekerja sebagai sutradara animasi di acara seperti Dokonjo Gaeru dan Ganso Tensai Bakabon.

"Ia menjabat sebagai kepala sutradara untuk serial TV Doraemon,  dan telah bekerja sebagai sutradara dan direktur umum di banyak karya lain, termasuk Nintama Rantaro, Chibi Maruko-chan, dan Majime ni Fumajime Kaiketsu Zorori," demikian bunyi berita duka cita Shibayama yang diposting oleh studio animasi tersebut.

Pemakaman diadakan secara tertutup dengan hanya dihadiri anggota keluarga dekat sesuai dengan keinginan keluarga yang berduka. "Dengan hormat kami menolak karangan bunga, sumbangan uang, atau kunjungan belasungkawa," tambah studio animasi tersebut.

Baca juga : Lebih dari Kartun, Ini 7 Bukti Doraemon adalah Aset Negara dan Diplomasi Budaya Jepang

Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas nama sang sutradara atas cinta dan dukungan dari para penggemar kepadanya selama hidupnya.

"Kami semua di perusahaan menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebaikan dan dukungan hangat yang Anda berikan kepada kami selama hidup Anda. Kami berencana untuk mengadakan upacara peringatan di kemudian hari," sebut pihak studio produksi.

Karya populer Shibayama, Doraemon, adalah serial yang mengikuti tokoh utamanya, robot mirip kucing dari abad ke-22 yang kembali ke masa lalu untuk berurusan dengan seorang anak laki-laki sekolah dasar yang naif dan kikuk bernama Nobita Nobi dan membimbingnya ke arah yang benar untuk masa depannya. (Livemint/Z-10)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Putus Pasokan Gas Irak Akibat Serangan AS-Israel, Berimbas 3.000 MW Listrik Hilang
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Puspom TNI Gerak Cepat Usut Kasus Andrie Yunus, Pakar: Bukti Nyata Profesionalisme
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
KBRI Ridyadh Tiadakan Salat Idulfitri Berjamaah karena Situasi Kawasan Timur Tengah
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati, Bahas Persoalan Bangsa hingga Geopolitik
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
10 Mobil Listrik Paling Hemat di Indonesia, Cocok untuk Harian hingga Mudik
• 9 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.