Krisis Teluk: Iran Gempur Kawasan Industri Qatar

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews - Doha, Qatar

 Balas Dendam Teheran Sasar Sektor Gas

Eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah mencapai titik  baru setelah serangan udara hebat menghantam kawasan industri vital di Qatar pada Kamis 19 Maret 2026 dini hari.

 Serangan ini dikonfirmasi sebagai bentuk retaliasi langsung Iran atas serangan sebelumnya yang menyasar lapangan gas milik Republik Islam tersebut.

Berdasarkan  Pantauan BBC News dilapangan menunjukkan adanya 'kerusakan luas' (extensive damage) pada infrastruktur strategis di lokasi kejadian.

 Kobaran api membumbung tinggi dari fasilitas pemrosesan, menciptakan kepulan asap hitam yang terlihat hingga radius puluhan kilometer.

 *Kronologi dan Motif Serangan* 

Pihak berwenang di Teheran mengeluarkan pernyataan singkat tak lama setelah ledakan terjadi. 

Serangan ini diklaim sebagai tindakan defensif sekaligus balasan setimpal atas agresi yang merusak fasilitas gas Iran beberapa hari lalu.

"Pesan kami jelas: setiap gangguan terhadap kedaulatan energi kami akan dibayar dengan harga yang mahal," ujar salah satu juru bicara militer senior Iran dalam siaran pers resminya.

 *Dampak Ekonomi dan Keamanan Global* 

Qatar, sebagai salah satu pengekspor gas alam cair (LNG) terbesar di dunia, kini berada dalam posisi sulit. 

Serangan terhadap situs industrinya tidak hanya mengancam keamanan domestik, tetapi juga mengirimkan gelombang kejut ke pasar energi global.

Para analis memprediksi harga gas dunia akan melonjak tajam dalam beberapa jam ke depan menyusul kekhawatiran akan gangguan rantai pasok yang berkepanjangan.

 *Respons Internasional* 

Sejumlah pemimpin dunia menyerukan kedua belah pihak untuk menahan diri guna mencegah perang terbuka di kawasan Teluk. 

Markas Besar PBB di New York dikabarkan tengah mempersiapkan sidang darurat untuk membahas stabilitas keamanan di jalur pelayaran energi paling krusial di dunia tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak otoritas Qatar masih melakukan upaya pemadaman dan penilaian total kerugian infrastruktur, 

sementara status siaga satu diberlakukan di seluruh perbatasan negara.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United di 16 Besar Liga Champions
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Mobil Terbakar di Ruas Tol Jakarta-Cikampek
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BRI Sediakan Perlindungan Asuransi Premi Terjangkau untuk Mudik Lebaran Lebih Tenang
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Posisi Hilal Capai Tiga Derajat, Tim Rukyat Hilal Kemenag: Belum Penuhi Ambang Batas Elongasi 
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Menlu Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka Kecuali untuk AS Israel dan Negara Sekutu | BERUT
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.