Puncak Arus Mudik Diprediksi Hari Ini, Simpang Ajibarang Terpantau Ramai Lancar

tvrinews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Intan Kw

TVRINews, Banyumas

Arus lalu lintas di jalur Bumiayu–Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai menunjukkan peningkatan menjelang Lebaran 2026. Meski demikian, kondisi lalu lintas terpantau masih ramai lancar.

Berdasarkan pantauan tvrinews.com di Simpang Ajibarang pada Kamis, 19 Maret 2026, kendaraan dari arah Jakarta dan Brebes maupun Purwokerto terus melintas dengan intensitas yang cukup tinggi. Namun, laju kendaraan masih relatif stabil dan belum terjadi penumpukan di titik-titik rawan.

Kepadatan kendaraan biasanya mulai terasa pada sore hingga malam hari, terutama saat masyarakat berburu takjil atau beristirahat di sejumlah titik keramaian di sepanjang jalur tersebut.

Sementara itu, kepadatan terlihat di area SPBU Ajibarang. Antrean kendaraan tampak mengular saat pengisian bahan bakar, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Antrean tersebut tidak hanya berasal dari masyarakat lokal, tetapi juga didominasi oleh para pemudik dari berbagai daerah. Sejumlah pemudik juga memanfaatkan area tersebut sebagai tempat beristirahat.

SPBU Ajibarang menyediakan sejumlah fasilitas penunjang, seperti musala, toilet, serta kursi pijat yang dapat digunakan secara gratis oleh para pemudik.

Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Ajibarang, Rasono, mengatakan puncak arus mudik di wilayah Ajibarang terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 hingga Kamis, 19 Maret 2026.

"Diperkirakan ya hari Rabu dan Kamis, itu puncaknya. Karena mengingat untuk mungkin libur secara umum kan mulai hari Selasa ya, itu diperkirakan puncaknya mungkin dari Rabu," kata Rasono.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas per 18 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintasi Jalur Bumiayu-Ajibarang meningkat signifikan yakni sebanyak 86.735 kendaraan, didominasi oleh kendaraan roda dua sebesar 73 persen.

Secara rinci, jumlah kendaraan yang masuk menuju Ajibarang mencapai 53.870 unit, sementara kendaraan yang keluar sebanyak 32.865 unit.

Meski mengalami peningkatan volume kendaraan, secara keseluruhan jumlah tersebut masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 100.680 kendaraan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Usut Teror Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Siapa Otaknya? | CATATAN KOMPAS
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Masuki Puncak Arus Mudik, Polres Pelabuhan Makassar Maksimalkan Pengamanan Terbuka dan Tertutup
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Bukan Sekadar Tren Kecantikan, Makeup Kini Jadi Simbol Percaya Diri Perempuan Lho!
• 55 menit laluherstory.co.id
thumb
LBH Jakarta Minta Pelaku Penyiraman Air Keras Dijerat Pasal Percobaan Pembunuhan Berencana
• 15 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.