Hukum Menabur Bunga dan Membaca Yasin saat Ziarah Kubur, Ini Penjelasan Tegas Habib Novel Alaydrus

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Ziarah kubur menjadi salah satu tradisi yang kerap dilakukan umat Islam, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri. 

Dalam praktiknya, menabur bunga hingga membaca surat Yasin sering dijumpai di berbagai daerah. 

Namun, tak sedikit yang mempertanyakan, bagaimana sebenarnya hukum dari amalan-amalan tersebut?

Penjelasan mengenai hal ini pernah disampaikan oleh Habib Novel Alaydrus dalam sebuah kajian. 

Ia menguraikan dasar amalan tersebut dengan merujuk pada kisah dalam hadits Nabi Muhammad SAW.

Dalam ceramahnya, Habib Novel Alaydrus mengisahkan sebuah peristiwa ketika Rasulullah SAW sedang berjalan di siang hari, lalu tiba-tiba berhenti karena mendengar adanya dua orang yang tengah mendapatkan siksa di alam kubur. 

Ia pun mengajak jamaah untuk merenung, bagaimana mungkin Rasul bisa mengetahui kondisi tersebut.

Ilustrasi kuburan Islam
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Dijelaskan bahwa kedua orang tersebut disiksa bukan karena dosa yang dianggap besar oleh pelakunya. 

Salah satunya terbiasa tidak menjaga kebersihan setelah buang hajat, sehingga najis masih menempel pada tubuh atau pakaiannya. 

Sementara yang lain gemar mengadu domba antar sesama.

Setelah menjelaskan sebab siksa tersebut, Rasulullah SAW tidak langsung memanjatkan doa. 

Justru, beliau meminta diambilkan dua pelepah kurma yang masih segar. 

Masing-masing pelepah kemudian diletakkan di atas kubur kedua orang tersebut.

Tindakan ini pun sempat mengundang pertanyaan dari para sahabat. 

Menjawab hal itu, Rasulullah SAW bersabda bahwa siksa kubur keduanya akan diringankan selama pelepah kurma tersebut masih dalam keadaan basah.

Potret Habib Novel Alaydrus
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Habib Novel Alaydrus

Menurut Habib Novel Alaydrus, terdapat pelajaran penting dari kisah tersebut. 

Salah satunya adalah bahwa Rasulullah tidak sekadar memberi peringatan, tetapi juga menunjukkan solusi yang bisa ditiru umatnya.

“Rasul tidak mendoakan, karena doa Nabi tentu langsung diijabah dan tidak bisa ditiru oleh umatnya. Maka beliau memberi contoh dengan sesuatu yang bisa diamalkan,” jelasnya.

Dari sinilah, sebagian ulama kemudian mengambil kesimpulan bahwa meletakkan sesuatu yang masih hidup atau segar di atas makam dapat menjadi sebab keringanan bagi mayit. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lamongan Terima 50 Unit Truk untuk Operasional KDKMP
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Aqeela Calista Beberkan Rencana Lebaran di Jakarta Bareng Keluarga Tanpa Mudik
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Sejumlah Bangunan Terbakar di Tegal Alur Jakbar, Diduga dari Gudang Palet Kayu
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Operasi Gabungan Jelang Lebaran di Pesanggrahan Jaring 10 PPKS, Petugas Beri Teguran dan Pembinaan
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Situasi Kepadatan Pemudik di Pelabuhan Merak 18 Maret 2026, Kantong Parkir Mulai Penuh!
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.