Diduga Tertidur, Sopir Truk Sebabkan Kecelakaan Fatal di Sumedang

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Aang Nugraha

TVRINews, Sumedang

Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk boks dan dua sepeda motor terjadi di jalur utama Bandung–Cirebon, tepatnya di kawasan Perempatan Bojong, Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Rabu, 18 Maret 2026. Insiden ini mengakibatkan dua pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat.

Satu korban lainnya mengalami luka serius setelah tertimpa badan truk yang terbalik. Peristiwa tersebut juga memicu kemacetan panjang di jalur arteri penghubung Bandung–Cirebon, dengan antrean kendaraan mencapai sekitar tiga kilometer dari kedua arah.

Saksi mata, Dede Sujana, menyebut truk melaju dengan kecepatan tinggi saat lampu lalu lintas berwarna merah. Pada saat bersamaan, dua sepeda motor melintas sebelum tertabrak dan tertimpa truk yang terguling.

"Sudah lampu merah, tapi truknya kencang. Nabrak motor lalu terbalik menimpa pemotor," kata Dede.

Warga sempat berupaya menolong korban menggunakan alat seadanya, namun tidak berhasil mengangkat badan truk. Satu korban yang mengalami patah kaki berhasil dievakuasi lebih dulu, sedangkan dua korban lain menunggu proses evakuasi karena terjepit.

"Kami sempat bantu pakai dongkrak, tapi tidak kuat. Ada dua motor, satu pengendara selamat, sementara dua perempuan tertimpa. Semua korban pemotor, yang satu berboncengan, yang satu sendiri," ucapnya.

Kasat Lantas Polres Sumedang, Agus Sukaedi Suryana, menjelaskan truk melaju dari arah Bandung menuju Cirebon setelah keluar dari Gerbang Tol Cisumdawu.

Berdasarkan keterangan awal saksi dan pemeriksaan sementara, sopir diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara. Dua sepeda motor berada di jalur yang sama sehingga tabrakan tidak terhindarkan.

"Pengemudi sudah kami amankan, dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Agus.

Petugas gabungan Operasi Ketupat Lodaya melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan, termasuk pengalihan arus ke dalam kota serta penempatan personel di titik rawan, seperti kawasan Cadas Pangeran.

Hingga kini, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Imbau Provider Matikan Internet 24 Jam Saat Nyepi di Bali
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ratusan Orang Jadi Korban Arisan Paket Lebaran Bodong di Cianjur, Kerugian Capai Rp 1 Miliar
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
ASDP Kerahkan Kapal Tambahan untuk Urai Antrean di Gilimanuk Jelang Nyepi
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
BRI Life Berbagi Berkah “Takjil on The Road” di Bulan Ramadan 1447 Hijriah
• 19 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pastikan Keselamatan Mudik, Driver Bus Kampung Rambutan Wajib Bebas Narkoba
• 14 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.